Ini Lima Daerah Rawan Saat Pilkada Versi Polri

Ini Lima Daerah Rawan Saat Pilkada Versi Polri

JawaPos.com – Ratusan ribu personel diturunkan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk mengamankan Pilkada serentak 2018, Rabu besok, (27/6). Setidaknya tercatat ada 171 daerah yang menjadi peserta pemilihan para pemimpin di wilayahnya itu.

“Total semua sekitar 170-an ribu sekian ya,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (26/6).

Untuk daerah yang dianggap rawan, kata dia akan ada penambahan personel tak seperti daerah lainnya. “Untuk daerah-daerah tertentu dengan ancaman yang kita assessment, kita antisipasi dengan jumlah yang cukuplah untuk antisipasi itu,” sebut Setyo.

Karenanya, anak buah Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu mengatakan masyarakat tidak perlu takut intimidasi dan dipersilakan datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Pasalnya, pihak Kepolisian katanya juga akan melakukan patroli melakukan penjagaan dan menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Kita jamin itu aman, itu kita lakukan upaya-upaya preventif, kita lakukan pengamanan, patroli sekala besar, patroli bermotor tingkat Polsek, Polres,” tuturnya.

Sementara itu tercatat masih ada lima daerah yang dianggap rawan dalam Pilkada serentak 2018. “Lima daerah rawan itu Sumut (Sumatera Utara), Kalbar (Kalimantan Barat), Sulsel (Sulawesi Selatan), Maluku, dan Papua. Jawa masih kondusif,” beber Setyo.

Salah satu indikator rawan yakni, potensi gangguan keamanan yang terjadi. “Sealama ini kita lihat fluktuasi keamanan daerah baik di media mainstream maupun media sosial kita monitor. Ini yang kita menentukan juga dari situ. Ada konflik horizontal yang kita antisipasi,” pungkas Setyo.

(dna/JPC)