Ini Komplikasi Mata pada Anak Obesitas

Pada penyakit ini, kelopak dan bulu mata bagian bawah membalik ke dalam, yakni ke arah bola mata, hingga melukai kornea.

Menurut spesialis mata dr Armanto Sidohutomo SpM (K), orang tua yang mempunyai anak obesitas perlu mengetahui. ’’Kelebihan berat badan juga bisa mengakibatkan mata anak yang semula normal, menjadi kelainan anatomi seperti entropion ini,’’ ulasnya.

Dipaparkannya, sebelum menjadi entropion, mata pada anak yang obesitas sudah menjadi epiblepharon, dan biasanya sang anak dan orang disekelilingnya belum menyadari kelainan tersebut.

Padahal, pada keadaan ini terdapat lipatan kulit yang berlebihan pada tepi kelopak mata bawah. Akhirnya bulu mata mengarah ke kornea atau bola mata.



Pada sebagian anak, anatomi tersebut bisa normal kembali seiring dengan bertambahnya umur dan pertumbuhannya. Nah, sayangnya tidak semua. Pada anak tertentu kondisi tersebut malah semakin parah.

Menurut Armanto hal ini bersifat genetis. Bila permukaan kornea masih utuh dan tidak terdapat luka, maka Armanto hanya memberikan obat-obatan dan menyarankan diet. namun bila kondisi kornea sudah terluka karena gesekan antara bulut mata, kelopak mata, dan kornea itu, pasien harus segera dioperasi.

Bila tidak, luka akan menimbulkan infeksi. ’’Tujuan operasinya itukan membuat normal kembali anatomi mata anak, itu urgensinya,’’ imbuhnya. (*)


(ina/JPC)