Ini Komentar Warga Soal Capres Baru

Ini Komentar Warga Soal Capres Baru

Video yang juga diunggah tersebut telah ditonton hingga 354.808 warganet. Hanya selama dua hari usai diunggah di Youtube, ada 40 persen warganet yang suka (like). Selebihnya, 60 persen tidak suka (dislike).

“Angka 60 persen dislike itu pasti pendukung Jokowi dan Prabowo. Artinya, masing-masing sebesar 30 persen,” ujar Sam, Sabtu, (21/4).

Dalam wawancara di video tersebut, Sam mengatakan, baik kubu Jokowi atau Prabowo khawatir jika ada bakal capres baru yang ikut Pilpres. Ini menambah saingan mereka.

Menurut Sam, hasil tersebut jauh lebih jujur dari hasil lembaga survei yang kerap berupa angka pesanan. Sebaliknya, justru dapat dijadikan acuan bagi lembaga survei untuk melakukan survei.

Capaian ini pun membuatnya percaya diri lantaran hanya gabungan antara Jokowi dan Prabowo yang dapat mengalahkannya jika pemilu diadakan dalam waktu dekat ini.



Sebaliknya, jika kedua figur itu tidak bergabung sebagai pasangan capres-cawapres, maka tak mudah untuk menjungkalkan lawannya.Termasuk Sam.

Berdasarkan hasil pandangan warganet tersebut, Sam mengirimkan sinyal kepada Jokowi dan Prabowo agar tidak menggangap remeh rencananya ikut pilpres. Artinya, kedua figur yang berpotensi ‘rematch’ di pilpres 2019 itu perlu mewaspadainya.

Sejumlah warganet berkomentar mengenai pencapresan Sam antara lain Ferdinan Ahli Akbar yang mengatakan, “Ganti presiden 2019.”

“Lumayan buat hiburan, biar enggak spaneng,” ujar Balista Tok

“Masak presiden impor, kayak beras saja,” kata Rois Love.

“Pak Sam jualan agama buat nyapres. Mau kasih umrah gratis kepada 200 juta penduduk. Buang-buang uang Pak. Mending uangnya buat saya,” kata Iskandar.


(met/JPC)