Ini Fakta Tentang Viral Video Pernikahan di Kota Batu

Perempuan Tikam Tunangannya karena Mau Undang Mantan di Pernikahan | JawaPos.com

KOTA BATU –  Pesta pernikahan Fahrudin Hamzah dan Amira Adelia di Dusun Durek, Desa Giripurno, Kecamatan  Bumiaji, Kota Batu, mendadak viral. Menyusul terjadinya kericuhan di tengah-tengah acara resepsi yang digelar Jumat malam lalu (31/8). Hanya saja, informasi tentang adanya mantan pacar, bahkan ada yang menyebut mantan suami yang menyebabkan keributan yang menyertai video berdurasi 32 detik tersebut adalah hoaks.

Kapolsek Bumiaji AKP Nyoto Gelar mengakui keributan yang terjadi di pesta pernikahan tersebut memang benar terjadi. Hanya saja, informasi yang menyertai video yang viral di media sosial tersebut tidak benar. ”Saya sudah cek ke lokasi untuk memastikan kebenaran infonya. Setelah ditelusuri, ternyata penyebab keributan hanya salah paham dari teman mempelai pengantin saja,” ungkapnya.

Dari kronologi yang dikumpulkan, ada teman mempelai pria yang terjatuh bersama rekannya karena tidak melihat ada selokan di samping tenda pernikahan. ”Karena dikira ada yang dorong, akhirnya sempat ramai,” terangnya.

Terkait penyebar video dengan keterangan palsu tersebut, pihak Polsek Bumiaji dan Polres Batu sedang melakukan penelusuran. ”Untuk menyelesaikan urusan ini, yang menyebarkan masih dicari. Karena menyebarkan informasi salah, ini tidak dibenarkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Durek Sukirno juga memastikan kejadian tersebut dipicu hadirnya mantan pasangan pengantin yang berulah di tengah-tengah pesta pernikahan. Pemicunya hanya karena urusan salah paham saja. ”Kan di area acara itu yang tertutup tirai tenda. Jadi dua orang yang melintasi jalan itu tidak tahu hingga terpeleset ke selokan,” terangnya.



Dua tamu yang juga teman mempelai pria yang diketahui bernama Pram dan Bayu itu lantas jatuh. Namun, teman-temannya yang lain mengira mereka didorong. ”Akhirnya terjadi lempar-lemparan barang yang bikin ramai. Padahal yang jatuh itu mereka nggegek (tertawa), cuma temannya salah paham dikira ada yang dorong,” ujarnya.

Kejadian itu sempat membuat pengantin pria panik hingga berujung kesurupan. Para ibu-ibu juga banyak yang histeris ketika keramaian itu terjadi. ”Yang manten lanang kesurupan soalnya dia juga pemain bantengan. Mungkin karena kaget dan panik akhirnya kesurupan,” ujarnya.

Sebelum kericuhan bertambah besar, Pram mencoba menenangkan kondisi dengan memberitahu bahwa dia tidak apa-apa. ”Di video yang tidak pakai baju itu mencoba memberi tahu kalau dia tidak apa-apa. Aku tibo dewe. Ora popo, teriaknya gitu,” terang Sukirno menirukan omongan Pram. (oct/c1/nay)