Ini Alasan Perbekel Desa Bukti Hadiri Deklarasi KBS

Ini Alasan Perbekel Desa Bukti Hadiri Deklarasi KBS

Kepastian itu diungkapkan Gede Wardana Selasa (23/1) siang, saat dikonfirmasi Bali Express melalui saluran telepon. Ia menyebut surat itu sudah ia terima secara langsung dari Panwaslu Buleleng.

“Oh sudah-sudah, surat sudah diterima. Besok (hari ini, Red) saya datang memenuhi undangan. Memang agak kaget sebenarnya kok dapat surat dari Panwaslu. Tapi ya pasti datang untuk mengklarifikasi” akunya kepada Bali Express (Jawa Pos Group).

Wardana menjelaskan, maksud kedatangannya ke acara deklarasi tersebut tak lebih dari sekadar tahu visi-misi calon. Bahkan, ia menegaskan dirinya netral, dan tidak berat sebelah terhadap pasangan calon yang akan berlaga di Pilgub Bali. Tak hanya itu,ia juga mengaku pulang lebih awal sebelum acara selesai lantaran kondisi hujan.

“Siapapun nanti calon yang datang, saya hanya ingin tahu visi-misi, gitu aja. Intinya saya tidak mendukung ini itu. Malah saya pulang lebih awal lagi karena hujan. Saat itu juga lagi ngajak cucu. Acara belum selesai saya sudah pulang” paparnya.


Menurutnya visi-misi perlu ia ketahui untuk mengetahui sejauh mana program masing-masing calon untuk pembangunan di desa-desa.”Soalnya kalau saya sebagai masyarakat tidak tahu visi-misi nanti gimana bisa tahu program calon untuk pembangunan di desa-desa, benar ga omongan calon-calonnya itu?” jelasnya.

Meski demikian, Wardana berbesar hati bila hal itu dianggap salah oleh Panwaslu Buleleng, dirinya siap meminta maaf. Terkait klarifikasi, Wardana menyebut akan menyampaikan itu di Kantor Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) Kubutambahan.

“Saya netral kok. Kalaupun itu disalahkan ya sudah. Saya cukup itu saja kok, buat apa lagi cari masalah. Nanti klarifikasinya di Panwas Kecamatan Kubutambahan. Kalau bermasalah ya kedepannya, saya tidak usah datang lagi ke acara-acara seperti itu, biarkan masyarakatnya saja,” akunya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Panwaslu Buleleng akan memanggil empat kepala desa di Buleleng yang tertangkap kamera saat hadir di acara deklarasi KBS-Ace di Taman Kota Singaraja. Mereka pun diminta Panwaslu hari ini untuk memberikan klarifikasi terkait maksud dan tujuan kedatangan di acara yang dibalut parade budaya itu.

Keempat Perbekel itu masing-masing Perbekel Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Ketut Suka, Perbekel Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan Gede Wardana, Perbekel Desa Panji Kecamatan Sukasada Made Sutama, dan Perbekel Desa Tirtasari Kecamatan Busungbiu Gede Riasa. 

(bx/dik/ima/yes/JPR)