Ingin Naik Kelas, UMKM Wajib Benahi Desain Produk

MALANG KOTA – Dalam upaya menaikkan kelas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop dan UM) Kota Malang terus menggenjot pelatihan dan pendampingan. Terutama, dalam mengemas produk agar bisa terlihat menarik dan diminati para calon pembeli.

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan dan Penguatan Usaha Dinkop dan UM Kota Malang Nugroho Nanang Jatmiko menyatakan, dalam menghadapi persaingan pasar bebas, maka pelaku UMKM harus bisa memperhatikan kemasan atau desain produknya. Hal ini bertujuan agar pelaku usaha mampu menarik minat para calon pembeli.

”Kami menggelar acara Desain Produk ini berawal dari keinginan pelaku UMKM binaan Dinkop dan UM sendiri,” ujarnya. Saat ini UMKM harus mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya adalah memperhatikan kemasan atau desain produknya.

Nugroho mengungkapkan, saat ini banyak UMKM yang ingin mengubah, memperbaiki, dan menyesuaikan desain produknya agar sesuai dengan selera konsumen.

”Selama ini desain ataupun kemasannya sudah bagus. Cuma ada beberapa yang ingin menambahkan informasi, dan hal-hal kecil lainnya,” terangnya saat ditemui di kantornya, akhir pekan lalu.

Oleh karena itu, pihaknya dengan klinik usaha yang dimilikinya memberikan fasilitas untuk mewadahi pelaku usaha mikro berkembang. ”Mereka (pelaku usaha mikro) ingin lebih berkembang lagi,” ujarnya.

Nugroho memaparkan, kreativitas desain produk menjadi strategi pasar untuk menarik minat para calon pembeli. Di samping itu, dapat meningkatkan kualitas produk dalam bersaing dengan produk lainnya.

Dia menjelaskan, saat ini para pelaku usaha ini sudah merambah ke dunia digital, seperti Instagram, dalam memasarkan produknya. Sehingga desain produk diyakini menjadi salah satu aspek yang penting untuk dikuasai.

Lebih lanjut, Nugroho menjelaskan bila pelaku usaha sudah memperhatikan desain atau kemasannya, maka produk yang unik dan menarik akan menjadi nilai tambah.

Seperti yang pernah digelar pada pertengahan November lalu. Acara yang saat itu diikuti sebanyak 15 perwakilan UMKM binaan Dinkop dan UM Kota Malang ini lebih memikirkan kembali apakah produk yang dibuat sudah menampilkan keunggulan produknya atau belum.

”Oleh karena itu, pada kesempatan ini, saya lebih menanyakan apakah produknya sudah sesuai dengan yang diharapkan konsumen atau pasar,” paparnya.

Pewarta : Wasyi’un
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Mardi Sampurno