Ingin Lolos, Minimal Empat Poin Lagi

MALANG KOTA – Jalan terjal bakal ditempuh Arema FC Putri. Jika tim berjuluk Ongis Kodew ini ingin lolos dari grup B Liga 1 Perempuan 2019, maka minimal perlu mengumpulkan 4 poin di dua laga sisa.

Semakin aman lagi jika mampu menyapu bersih semua laga. Saat ini tim yang dilatih Alief Syafrizal Muhammadin berada di peringkat kedua dengan sukses mengoleksi tiga poin dari sekali kalah dan menang.

Capaian tersebut membuat Anisya Widyawati dkk untuk sementara berjarak tiga poin dari pemuncak klasemen Persipura Jayapura. Dan meninggalkan rival terdekat di klasemen dengan selisih dua angka.

Berkaca dari kondisi tersebut bisa dibilang tim ini jelas-jelas mempunyai posisi yang sangat rawan tergusur. Apalagi dalam catatannya, Bali United mempunyai jumlah pertandingan lebih sedikit dibandingkan Arema FC yang mana baru memainkan 1 laga saja.

Sedangkan PSM Makassar, kendati sudah menjalani dua laga tapi juga sangat berpotensi menggusur Arema FC. Selain itu, baik PSM Makassar dan Bali United akan menjalani pertandingan hari ini (9/10). Sedangkan Arema FC Kodew baru besok Kamis (10/10). Bila keduanya mampu menang, dipastikan tampuk peringkat kedua harus diserahkan ke salah satu tim itu.

Meski harus berjuang keras untuk mampu menapaki babak selanjutnya, tim Arema FC Kodew menolak untuk menyerah. Sang pelatih Alief Syafrizal Muhammadin menjelaskan, dengan kondisi tim semakin membaik, dirinya dan tim optimistis bisa jadi satu dari dua tim mendapatkan tiket babak selanjutnya. ”Kami yakin lolos dari grup B,” ungkap dia.

Lebih jauh saat ini tim dalam kodisi mental yang sangat baik setelah sukses memetik kemenangan pertama atas Persebaya. ”Kemenangan atas Persebaya membawa psikologi bagus untuk pemain,” terang dia.

Selain itu selama jeda ini sangat menguntungkan, anak asuhnya mempunyai recovery yang bagus. Tidak itu saja, pelatih lulusan Universitas Negeri Malang (UM) ini mengatakan dengan waktu itu bisa melakukan pembenahan dalam masalah finishing dan juga possession ball yang diakuinya menjadi titik lemah.

Dari dua lawan yang bakal dihadapi di dua laga sisa, Alif mengaku mewaspadai kekuatan Bali United. ”Kami menaruh perhatian lebih dengan Bali,” ucap mantan pemain PS UM itu.

Alasan dia, karena rata-rata pemainnya berasal dari Jawa Timur yang mempunyai kemampuan baik. Sedangkan PSM Makassar, Alif bertutur masih abu-abu dengan tim Juku Eja perempuan itu. Tapi, bagaimanapun tim bakal disiapkan sebaik mungkin.

Arema FC Kodew sendiri akan menjalani laga pertamanya setelah istirahat dua hari melawan PSM Makassar Kamis (10/10), lalu dua hari berselang Sabtu (12/10) menghadapi Bali United.

Pewarta : nr9
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib