Ingin Hidup Lebih “Rapi”? Simak Inspirasi Konten Bullet Journaling!

 

Lebih dari sekadar menulis agenda atau diary, bullet journaling merupakan metode untuk “merapikan” kehidupanmu menjadi lebih terorganisir sekaligus membantumu menjadi lebih produktif dalam mencapai target personal maupun profesionalmu. Caranya? Lewat buku catatan yang udah kamu “sulap” menjadi jurnal berisikan berbagai konten terkustomisasi yang bakal kamu buka setiap harinya. Bingung mau isi apa aja di jurnalmu? Simak beberapa inspirasi dari Zetizen ini yuk!

Yearly goals and wishlist

Mimpi orang-orang sukses adalah yang hitam di atas putih, alias tertulis. Terbukti, hasil penelitian seorang profesor psikologi di Universitas Dominican California mengatakan bahwa orang yang menuliskan mimpinya cenderung akan mencapai goals-nya. Selain bikin makin termotivasi, menuliskan goals dan wishlist bisa mempermudah kita untuk nge-breakdown mimpi tersebut. Mulai dari langkah apa aja yang perlu dan udah diambil, cara mencapainya, hingga mengurutkannya sesuai dengan skala prioritas. Psst.. jangan lupa untuk menuliskan goals dan wish kamu dengan spesifik ya. Contohnya, ‘Dapat IPK di atas 4’, jangan hanya ‘Dapat IPK bagus’. Dengan menuliskan dan breakdown the goals seperti itu, every dreams are more likely to be achieved! Gak percaya? Give it a try!

Monthly planner



Kamu super sibuk? Punya lebih dari satu organisasi atau kepanitiaan? Tapi pelupa dan susah ngatur jadwal kegiatan? Well, monthly planner adalah konten wajib yang harus ada dalam jurnalmu! Seperti namanya, monthly planner berbentuk seperti kalender per bulan yang bisa ngebantu kamu dalam menuliskan segala jadwal kegiatan kamu di masing-masing kolom tanggal. Gak cuma agenda kegiatan, kamu juga bisa menuliskan tanggal ulang tahun keluarga dan orang terdekat lho. Sementara, di weekend, kamu juga bisa menuliskan rencana me time apa yang pengen kamu lakukan. Karena membutuhkan konsistensi, coba deh bikin jadwal untuk ngecek atau meng-update monthly planner-mu setiap harinya. Hope it’ll help!

Financial plan & Financial report

Gak cuma jadwal kegiatan aja yang perlu diatur, keuangan juga gak kalah penting. Selain ngehindarin overbudget, financial plan juga bakal ngebantu kamu buat nabung dan bisa mencapai wishlist. Sederhananya, financial plan berisi segala catatan pemasukan rutin yang udah kamu bagi-bagi ke beberapa poin pengeluaran seperti, makan, transportasi, jajan, sedekah, dan tabungan. Biasanya financial plan dituliskan di awal bulan. Sedangkan, financial report adalah segala catatan pemasukan dan pengeluaran yang real terjadi dan biasanya dituliskan di akhir bulan. Dengan menuliskan keduanya secara rutin, kamu bisa mengevaluasi manajemen keuangan kamu dan bisa memperbaikinya di bulan selanjutnya.

Highlight of The Day

Bagi sebagian orang, diary emang nggak terlalu urgent buat jadi konten dalam jurnal. Tapi, bukan berarti gak penting dan gak ada manfaatnya ya. Malahan, banyak banget! Dengan rutin menulis diary, kita mendokumentasikan momen dalam bentuk tulisan yang suatu hari bisa kita buka lagi buat mengevaluasi sesuatu, atau sekadar membantu kita mengingat sesuatu yang udah terjadi. Yang ditulis pun bermacam-macam, bisa kejadian penting, perasaan atau mood hari itu, pandangan terhadap suatu isu, atau ide-ide gila yang stuck di otak. Selain itu diary juga bisa jadi rujukan kalau suatu saat nanti kamu terkenal dan pengen bikin buku. Ngayal dikit gak papa kok, hahaha!

Penulis: Ananda Triana
Foto: instagram @bullet.journals

Editor : Indra M