Himpunan Mahasiswa arsitektur ITN gelar seminar, Kamis (14/3)

KOTA MALANG Himpunan Mahasiswa Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang punya gawe besar. Berkeinginan untuk lebih mengakrabkan mahasiswa jurusan Arsitektur di Malang Raya, HMA ITN Malang mengadakan Talkshow Architecture dengan tema Arsitektur Nusantara yang diadakan di Digital Lounge (Dilo) Jalan Jendral Basuki Rahmat no. 7 – 9, Kauman, Klojen, Kota Malang, Kamis, (14/2) siang ini.

“Disini kami sama-sama saling berbagi ilmu bareng, saling interaksi, kami mengharapkan mahasiswa arsitektur bisa lebih akrab dan bisa lebih berkolaborasi,” sebut Intani Ratna Sari, Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur ITN Malang ditemui di lokasi acara.

Wanita semester 8 ini juga mengatakan acara ini sebagai wujud persembahan terakhir dari himpunan, dimana dalam acara ini Himpunan Mahasiswa Arsitektur juga melaksanakan lomba sketsa.

Diadakan mulai pukul 1 siang tadi hingga 5 sore ini, acara ini menghadirkan pemateri yang sudah ahli dibidang arsitektur seperti Gayuh Budi Utomo, Owner Gursiji Studio dan Mifta Syahrudin, Owner Midun And Partners Architech. Acara ini sendiri diikuti mahasiswa jurusan teknik arsitektur dari jawa timur maupun nasional dan umun.

Hamka, Pembina Himpunan Mahasiswa Arsitektur ITN Malang yang hadir pada acara mengapresiasi penuh acara ini. “Intinya mengenalkan ke mahasiswa khususnya arsitektur Nusantara, jadi bagaimana sih menghadirkan arsitektur Nusantara dalam konteks masa kini,” urainya.

Ia ingin dengan acara ini arsitektur Nusantara yang memang jadi bagian budaya Indonesia bisa dikembangkan oleh mahasiswa dan akhirnya mereka sanggup membuat arsitektur kontemporer yang akhirnya menjadi ciri khas arsitektur Nusantara.

“Jadi arsitektur tradisional yang dikonsep dengan modern,” tutupnya.

Acara ini sendiri masih akan berlanjut besok Jumat, (15/2) dengan diisi lomba sketsa. Total 25 karya terbaik yang sudah masuk di panitia akan dihadirkan dan dipamerkan di Digital Lounge, Kota Malang esok hari.

“Besok sekaligus penyerahan hadiah juara satu, dua dan tiga lomba,” tutup Intani Ratna.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting : Kholid Amrullah
Foto: Elfran Vido