Ingatkan Persatuan di Kalangan Mahasiswa, Wali Kota Malang Sutiaji Pakai Filosofi Merah Putih

KOTA MALANG- Aksi damai giat digelar oleh Warga kota Malang untuk meredahkan isu pertikaian anatara mahasiswa dan warga yang terjadi beberapa pekan lalu.

MALANG KOTA – Demi meredam isu rasisme yang belakangan mengemuka, aksi damai terus dilakukan di Kota Malang.

Terbaru, HMI dan GMNI menggelar aksi damai di Bundaran Monumen Hamid Rusdi Simpang Balapan Kota Malang.

Aksi damai bertajuk “Bhinneka Tunggal Ika Indah di Bhumi Arema” ini dihadiri Wali Kota Malang Sutuiaji beserta wakilnya Sofyan Edi, mahasiswa Papua dan mahasiswa dari suku lain yang kuliah di Kota Malang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang mengajak seluruh mahasiswa dan masyarakat pada umumnya untuk mengingat bahwa meski pun berbeda antara suku ras atau agama, Indonesia tetap satu dan mesti damai.



Sutiaji lantas menggunakan filosofi bendera Merah Putih.

“Saya ingin mengangkat bendera merah putih untuk perdamaian. Merah adalah semangat, merah adalah kekuatan, merah adalah entitas kita, merah adalah jiwa kita. Kita semua memang mempunyai hargai diri. Setiap suku bangsa mempunyai harga diri masing-masing,” kata dia dengan penuh semangat.

Tapi semua itu, sambung Sutiaji, bakal disatukan dengan warna putih. “Kita semua disatukan dengan warna putih. Sesungguhnya kita berasal dari ibu yang sama dan bapak yang sama,” ungkap Sutiaji

Terlebih, kata Sutiaji, pada akhirnya semua yang berbeda itu bakal menghadap pada Tuhan yang menciptakan manusia-manusia yang berbeda ini. “Dan semua kita akan kembali putih. Ketika kita menguadap pada Yang memiliki kita,” tutur Politikus Partai Demokrat itu.

Dengan filosofi merah putih itu, Sutiaji berharap, bakal diterapkan oleh seluruh mahasiswa dari berbagai rasa dan suku yang kuliah di kota Malang. “Itulah filosofi yang harusnya kita kibarkan. Ayo junjung kebhinekaan kita semua. Sehingga Indonesia tersenyum akan Kebhinekaan kita,” ujar Sutiaji diiringi tepuk tangan para peserta aksi.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor :Indra M