Ingat Piala Dunia Tak Lolos ke Rusia, Presiden FIFA Menangis

Ingat Piala Dunia Tak Lolos ke Rusia, Presiden FIFA Menangis

Rasanya tak berlebihan Infantino merasakan hal seperti itu. Maklum saja, dia memiliki darah keturunan Italia. Orang tuanya merupakan imigran dari Italia yang menetap di Swiss.

“Saya masih sedih. Kesedihan saya untuk Piala Dunia secara keseluruhan lantaran salah satu tim terbaik di dunia absen di Rusia. Saya bahkan sampai menangis saat mengingat momen kegagalan Italia,” sebut Infantino dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport.

“Saya kira itu kesedihan yang dirasakan semua orang. Kita bicara tim besar yang memiliki sejarah besar pula di Piala Dunia. Semua pencinta sepak bola pasti ingin melihat Italia berlaga di Piala Dunia. Namun, keinginan itu kali ini tak terwujud,” imbuhnya.

Secara pribadi, Infantino menyebut Piala Dunia tanpa Italia akan terasa hambar. Sebagai keturunan Italia, dirinya selalu berharap Gli Azzurri bisa tampil di Piala Dunia 2018.

“Saya berbicara bukan sebagai presiden FIFA, saya mengungkapkan sebagai pribadi. Saya memiliki darah Italia dan tentu saja saya sedih Italia tak masuk ke Piala Dunia 2018. Jujur, saya punya keinginan memberikan trofi kepada Gianluigi Buffon yang berarti saya berharap Italia menjadi juara. Tapi, harapan saya secara pribadi tak akan terwujud,” jelas Infantino.



Seperti diketahui, Piala Dunia 2018 bakal menjadi ajang akbar terakhir Buffon. Namun, dia dipastikan tak akan lagi tampil di Piala Dunia lantaran umurnya sudah 40 tahun. Sebagai gantinya, Infantino menginginkan Buffon untuk masuk ke jajaran pengurus FIFA usai pensiun nanti.


(epr/JPC)