Indonesia dan Suriname Punya Sejarah Panjang | JawaPos.com

Indonesia dan Suriname Punya Sejarah Panjang | JawaPos.com



JawaPos.com – Menyambut kemerdekaan Indonesia ke-73 pada Jumat, (17/8), Duta Besar Suriname di Indonesia Ricardo W. Panka berharap hubungan bilateral Indonesia dan Suriname semakin kuat dan berkembang. Hingga saat ini, Indonesia-Suriname sudah bekerja sama dalam beberapa sektor.


Hubungan bilateral Indonesia-Suriname sudah 43 tahun. Kerja sama keduanya sudah diperluas dan diperkuat dalam kerja sama pertanian, pariwisata, perdagangan, dan pendidikan.



“Indonesia dan Suriname punya sejarah yang panjang, kita juga punya budaya yang sama. Oleh karena itu, dalam level budaya ada beberapa projek dalam pertukaran program, dan kita bergerak bersama untuk kerja sama yang lebih lagi,” kata Ricardo saat ditemui usai pidato kepresidenan Presiden Republik Indonesia di Gedung DPR RI pada Kamis, (16/8).


Ricardo berharap, di dalam merayakan kemerdekaan Indonesia ini, hubungan keduanya menjadi lebih baik. Suriname menginginkan ada kerja sama yang lebih dalam dan di level yang lebih tinggi untuk kedua negara


Ketika ditanya mengenai pemilihan presiden di Indonesia tahun depan, Ricardo mengatakan, ia yakin siapapun yang menjadi presiden Indonesia pasti akan memperkuat hubungan kedua negara.


“Mendengar pidato dari presiden dan dari pembicara saya berharap pemerintah sekarang maupun yang akan datang pasti memikirkan kesejahteraan rakyat, kebijakan akan tetap sama untuk kesejahteraan dan kebaikan rakyat Indonesia,” katanya.


Indonesia dan Suriname juga bekerja sama di level internasional, dan di organisasi internasional seperti di PBB. Menurut Ricardo, yang paling penting adalah memperkuat perdagangan antar kedua negara.



(iml/JPC)