Indonesia Butuh 600 Pekerja Digital, Indosat Siapkan 10 Ribu Beasiswa Coding

KOTA MALANG – Dilansir dari Wolrd Economy Forum tahun 2018, hingga 2025 kesempatan kerja di dunia digital sebanyak 6 juta. Sementara data Kementrian Informasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI tahun 2018, setiap tahunya Indonesia butuh 600 talenta digital.

Sayangnya, industri digital di Indonesia kerap kali mengimpor tenaga kerja digital. Lantaran tenaga kerja di Indonesia belum banyak yang tersertifikasi. Mengatasi hal tersebut CSR Indosat Ooredo membuka peluang 10 ribu beasiswa coding melalui Indosat Ooredo Digital Camp.

Beasiswa coding ini memberi fasilitas belajar coding secara online. Sistemnya menggunakan modul developer android, kotlin android, dan progressive web application. Syaratnya hanya warga negara Indonesia yang berusia maksimal 29 tahun.

“Sistem belajar itu nanti akan ada ujiannya langsung. Sertifikasinya diakui dunia karena kurikulum umum yang digunakan adalah milik google,” tutur Wulang Prabowo, SVP-Head of Sales East Java Indosat Ooredoo saat roadshow di Universitas Brawijaya, Rabu (25/9).

Dari 10 ribu peserta beasiswa, Indosat Ooredo menargetkan 1000 peserta yang tersertifikasi mendapat tambahan sertifikat expert. Sebanyak 100 developer dibidik untuk mendapat peluang pekerjaan di Indosat Ooredo.

Pendaftaran beasiswa ini dimulai 2 Agustus sampai 18 Oktober. Kelas online dilaksanakan pada 2 Agustus sampai 21 Februari 2020. Jadwal kelulusan atau diperolehnya sertifikasi pada April-Mei.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia