Imlek, Permintaan Dupa Meningkat Signifikan

KOTA MALANG – Dupa, menjadi salah satu bagian penting dalam prosesi perayaan Imlek. Karena itulah, jelang imlek, permintaan terhadap dupa meningkat tajam.

Seperti yang dialami Yugo, salah satu produsen dupa di kawasan Sukun, Kota Malang.

“Kalo mau Imlek gini memang banyak yang beli. Bahkan dalam satu minggu kita bisa jual kurang lebih 1,5 ton. Kalau di hari-hari biasa tidak sampai 1 ton (per minggu),” ucap Rosa Amelia, istri Yugo, Kamis (23/1).

Menggunakan merk Dupalo, dupa yang diproduksi tak hanya melayani pasar Malang Raya saja. Tapi juga merambah ke berbagai daerah di tanah air. Bahkan, sampai juga ke Jerman.

Dupa dihargai bervariasi. Mulai dari yang termurah Rp 12 ribu, sampai yang paling mahal Rp 320 ribu.

“Setiap hari selalu ada yang datang buat memesan atau membeli dupa, bahkan dupa kita sudah terjual sampai ke Jerman. Kami juga melayani penjualan online,” ucap Yugo.

Lantaran sudah lama menggeluti bisnis ini, Yugo tidak pernah kewalahan ketika permintaannya meningkat tajam jelang Imlek.

“Alhamdulillah kita tidak pernah kehabisan stok, karena kita sudah memproduksi ribuan dupa di bulan-bulan lalu,” ujar dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa, penjualan dupa tidak hanya meningkat di momen Imlek saja. Tapi juga ada beberapa momen lainnya. “Yakni di momen Asyuro, Galungan, Kuningan, bahkan Ramadan banyak yang order,” kata dia.

Pewarta : Azka Al Maulidi
Foto : Azka Al Maulidi

Editor : Indra M