Imbas Suku Bunga Deposito Turun, Reksa Dana Tumbuh Sinergi Jawa Pos

CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi mengatakan, di Surabaya hampir 40 persen dana nasabah masuk ke investasi reksa dana dan obligasi. “Diprediksi angkanya akan terus meningkat seiring dengan kemudahan layanan digital wealth manajemen yang terus dikembangkan perbankan,” kata Batara sebelum peresmian relokasi Citigold di Surabaya, Rabu (29/11).

Menurut Batara, tren dan preferensi nasabah di segmen affluent menunjukkan peningkatan penggunaan layanan digital. Pertumbuhan layanan digital dipicu nasabah yang memiliki tujuan investasi yang berorientasi pada nilai yang lebih besar. “Bunga deposit rendah tidak lagi menjanjikan sehingga beralih ke pasar saham,” kata dia. 

Untuk itu, lanjut Batara, Citibank Indonesia meluncurkan Citigold on Your Terms yang menawarkan layanan wealth management melalui digital. Program tersebut dikhususkan untuk nasabah Citigold yang mengarahkan investasinya ke pasar saham dan melakukan transaksi melalui digital.

 “Nasabah memahami keuntungan dan kelebihan produk reksa dana sehingga bergeser investasi ke sana. Target kami, nasabah Citigold yang memiliki dana minimal Rp 1 miliar,” ujarnya.

Head of Consumer Banking Citibank Indonesia Cristina Teh Tan mengungkapkan, saat ini nasabah Citigold tidak hanya berorientasi pada tabungan, namun investasi. “Saat ini nasabah di Citibank mencapai 80 ribu orang. Sebanyak 10 ribu orang adalah nasabah Citigold. Mereka sudah melakukan investasi, tidak sekadar tabungan. “Kami optimistis 2018 mampu meningkatkan pertumbuhan investasi15 persen. Apalagi, prediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) tahun depan bisa mencapai 6.500,” ujar dia. (han/hen)

(sb/han/jek/JPR)