IHSG Memulai Hari Di Zona Hijau, Cermati 4 Saham Ini

IHSG Memulai Hari Di Zona Hijau, Cermati 4 Saham Ini

Sementara Indeks LQ45 naik 0,6 poin atau 0,06 persen menjadi 1.034,86, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,72 poin atau 0,1 persen ke 730,2, dan indeks IDX30 menguat 0,39 poin atau 0,07 persen ke 564,2.

Mengawali perdagangan, ada 15 saham menguat, 8 saham melemah dan 22 saham stagnan. Pagi ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp41,46 miliar dari 23,66 juta saham diperdagangkan.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, dengan sektor pertambangan naik paling tinggi hingga 0,82 persen. Sedangkan, penurunan paling besar terjadi di sektor perdagangan yang turun 0,35 persen.

Analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko mengatakan, IHSG diperkirakan kembali tertahan aksi jual lanjutan, meski kemarin mampu berbalik arah menguat 0,5 persen ke level 6.320.

“Aksi jual kaum beruang di resisten telah menahan kenaikan IHSG lebih lanjut dan keluar menuju pola downtrend,” ujarnya di Jakarta, Kamis (19/4).

Sehingga, kata dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa para pelaku pasar sebaiknya membeli saat penurunan harian dan jangan mengejar momentum kenaikan, agar tidak terimbas pembalikan arah menuju teritori negatif.

Dengan demikian, jelas Yuganur, potensi pembalikan arah melemah pad laju IHSG tersebut mesti disikapi para pelaku pasar dengan mempertimbangkan empat saham berikut ini:

1. BMRI dengan target profit taking di kisaran Rp8.275-8.375 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp7.875 dan Rp7.775, disarankan cut-loss pada posisi Rp7.675.

2. JSMR dengan target profit taking di kisaran Rp4.760-4.860 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp4.480 dan Rp4.380, disarankan cut-loss pada posisi Rp4.290.

3. WSKT dengan target profit taking di kisaran Rp2.580-2.680 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp2.310 dan Rp2.240, disarankan cut-loss pada posisi Rp2.190.

4. ASII dengan target profit taking di kisaran Rp7.750-7.850 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp7.425 dan Rp7.325, disarankan cut-loss pada posisi Rp7.225.


(mys/JPC)