IHSG Ditutup Anjlok 1,15 Persen, Sektor Tambang Turun Paling Banyak

IHSG Ditutup Anjlok 1,15 Persen, Sektor Tambang Turun Paling Banyak

Sementara Indeks LQ45 turun 13 poin atau 1,35 persen menjadi 1.003, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 6,14 poin atau 0,86 persen ke 708, dan indeks IDX30 turun 8,01 poin atau 1,44 persen ke 547.

Menutup perdagangan, ada 113 saham menguat, 262 saham melemah, dan 106 saham stagnan. Sore ini, transaksi perdagangan mencapai Rp6,39 triliun dari 8,53 miliar lembar saham diperdagangkan.

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia, tepat penyelenggara perdagangan saham PT BEI berkantor
(DOK.MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak melemah, dengan sektor tambang turun paling dalam 2,14 persen. Menyusul sektor tambang, sektor keuangan juga turun 1,78 persen dan sektor aneka industri turun 1,35 persen.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) naik Rp56 atau 24,35 persen ke Rp286, saham PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI) naik Rp26 atau 13,98 persen ke Rp212, dan saham PT Intikeramik Alamasari Industries Tbk (IKAI) naik Rp52 atau 11,61 persen ke Rp500.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain Saham PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) turun Rp40 atau 14,71 persen ke Rp232, saham PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk turun Rp11 atau 7,48 persen ke Rp136, dan saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) turun Rp10 atau 7,09 persen ke Rp131.


(mys/JPC)