IHSG Dibuka Koreksi Wajar, Mainkan 4 Saham Ini | JawaPos.com

IHSG Dibuka Koreksi Wajar, Mainkan 4 Saham Ini | JawaPos.com

JawaPos.com – Pasar saham Indonesia kembali memulai harinya dengan muram. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan dengan dibuka turun 23,3 poin atau 0,39 persen ke 5.881,79

Sementara Indeks LQ45 turun 6,5 poin atau 0,70 persen menjadi 924,38, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,4 poin atau 0,3 persen ke 658,75, dan indeks IDX30 turun 4,4 poin atau 0,8 persen ke 501,62.

Adapun pada pembukaan perdagangan hari ini, ada 12 saham menguat, 19 saham melemah, dan 14 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp25,7 miliar dari 7,2 juta lembar saham diperdagangkan.

Sektor penggerak IHSG mayoritas bergerak melemah, dengan sektor konsumer memimpin pelemahan hingga 0,88 persen. Sementara sektor industri dasar naik 0,22 persen.

Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko mengatakan, IHSG akan berupaya mempertahankan level support terdekat, setelah kemarin melanjutkan pelemahan sebesar 0,66 persen ke posisi 5.905.

“Koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli di indikator stochastic akan membawa IHSG menguji support 5.840 dan price gap di level 5.810,” ujar , di Jakarta, Selasa (17/7).

Sehingga, lanjut Yuganur, pelaku pasar direkomendasikan untuk melakukan trading buy dalam skenario menanti rebound ke kisaran 5.900-5.940 dengan menetapkan posisi cut-loss di level 5.770.

Dengan demikian, di tengah upaya IHSG mempertahankan level support terdekat pada perdagangan hari ini, Yuganur merekomendasikan empat saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni:

1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan target profit taking di kisaran Rp7.450-7.550, memiliki dua pilihan masuk di level Rp7.250 dan Rp7.175, disarankan cut-loss pada posisi Rp7.025.

2. PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT), dengan target profit taking di kisaran Rp3.750-3.850, memiliki dua pilihan masuk di level Rp3.590 dan Rp3.520, disarankan cut-loss pada posisi Rp3.470.

3. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dengan target profit taking di kisaran Rp46.700-47.600, memiliki dua pilihan masuk di level Rp44.950 dan Rp44.450, disarankan cut-loss pada posisi Rp43.900.

4. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dengan target profit taking di kisaran Rp585-605-615, memiliki dua pilihan masuk di level Rp555 dan Rp545, disarankan cut-loss pada posisi Rp545.

(mys/JPC)