Huni Bui usai 4 Kali Cabuli Keponakan

PAKIS Kasus pencabulan yang dilakukan pelaku dari pihak keluarga sendiri kembali terdengar. Setelah sebelumnya mencuat kasus pencabulan yang dilakukan ayah kepada anak kandungnya sendiri, dari Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, kali ini kabar serupa datang dari Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis.

Ada seorang paman yang diketahui tega mencabuli keponakannya sendiri. Pelaku diketahui bernama Saiful, 40. Sementara korbannya ialah Melati (bukan nama sebenarnya) yang diketahui masih berusia 14 tahun.

Menurut pengakuan tersangka, dia sudah melakukan perbuatan tak terpuji tersebut sebanyak empat kali. Dia melakukannya di sejumlah tempat.

Pernah di rumahnya sendiri dan di rumah mertuanya, atau rumah dari kakek korban. Tersangka Saiful juga mengaku sempat tepergok istrinya. ”Iya, pernah ketahuan istri,” kata dia.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang  Ipda Yulistiana Sri Iriana menyebut bila perbuatan bejat tersangka sudah dilakukan sejak 2018 lalu.

Dari keterangan yang diakomodasi polisi, diketahui bila tersangka hampir setiap hari mengantar korban ke sekolah. Untuk memuluskan nafsunya, tersangka diketahui mengiming-imingi korban untuk dibelikan handphone.

Kelakuannya akhirnya terbongkar setelah kakek korban resah dengan kelakuan cucunya. Melati diketahui sering keluar dan pulang larut malam.

Setelah dinasihati, korban akhirnya mengaku stres karena sudah disetubuhi oleh pamannya sendiri. Mendengar hal tersebut, kakek korban langsung melaporkan Saiful pada 2 Agustus 2019. Dan pada Rabu (13/11), pihak Polres Malang berhasil membekuk tersangka di rumahnya.

”Orang tua korban bercerai beberapa tahun lalu dan akhirnya korban tinggal dengan kakeknya,” terangnya. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman selama 15 tahun penjara kini dihadapi Saiful.

Pewarta : Bagus Prakoso
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya