Hore! Nilai SKD 2018 Bisa Loloskan Pelamar Tes SKD CPNS 2019

Ini Kisi-kisi Tes CPNS dari Jalur Sekolah Kedinasan - JPNN.COM

KOTA MALANG – Kabar gembira bagi pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 lalu. Pasalnya, mereka tidak perlu mengikuti tes Standar Kompetisi Dasar (SKD) CPNS di tahun 2019.

Namun, ada syaratnya. Ketidakwajiban mengikuti tes SKD itu hanya berlaku bagi pelamar CPNS 2018 yang telah P1/TL atau memenuhi passing grade SKD tahun 2018 serta lolos Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Untuk diketahui, berdasarkan Permenpan-RB 37 Tahun 2018, passing grade lolosnya ialah TKP 143 TIU 80 dan TWK 75.

“Nah jika kemarin sudah memenuhi passing grade tersebut mereka tak perlu tes SKD lagi,” tutur Kasubdit Formasi dan Pengadaan Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang Bagus Pambudi kepada radarmalang.id Selasa (19/11).

Bagus menjelaskan, data hasil SKD tahun lalu telah tersimpan dalam sistem, sehingga pelamar CPNS yang mendaftar nantinya akan diberi dua opsi saat mengakses website pendaftaran tes CPNS, yakni sscasn.bkn.go.id.

“Opsi ikut atau tidak ikut tes SKD. Jika pilih ‘ikut’ nanti (peserta) kalau tidak datang tes bakal dinyatakan gugur. Kalau ‘tidak ikut’ artinya nilai diambil dari SKD tahun 2018. Tak perlu melampirkan bukti apapun karena nilai tahun 2018 kemarin sudah ada di bank data Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” urainya.

Selain memenuhi passing grade tahun 2018 kata Bagus, pelamar juga bisa tidak mengikuti tes asalkan jika nilai tahun lalu melampaui passing grade tahun 2019 yang angkanya turun dibandingkan tahun kemarin. Berdasarkan Permenpan-RB 23 tahun 2019 passing grade untuk tahun 2019 ialah TKP 126, TIU 80, TWK 65.

“Kalau passing gradenya melebihi tahun 2019 ini peserta juga tidak diwajibkan ikut,” ujarnya.

Bagus menambahkan, jika pelamar memilih tak melewati tes SKD, maka pelamar harus memilih formasi yang sama dengan tahun 2018 lalu namun lokasi penempatan berbeda.

“Contoh kalau kemarin guru SD, tahun ini harus sama. Tapi kalau masalah tempat bisa beda. Contoh kalau dulu daftar di Malang saat ini di Papua ya bisa,” ujarnya.

Kebijakan ini, kata Bagus, berasal dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang tertuang dalam Permenpan-RB 23 tahun 2019 tentang kriteria penetapan kebutuhan PNS dan pelaksanaan seleksi.

Sebagai informasi, pendaftaran CPNS tahun 2019 telah dimulai pada 11 November lalu dan berakhir 24 November 2019.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Dok JPNN
Penyunting: Fia