Heboh Video Jenazah Dililit Ular, Ternyata Hanya Cuplikan Film

Ada tiga gambar yang banyak diunggah di laman website dan media sosial, antara lain gambar jenazah tertutup kain kafan dan terbaring di atas tikar dengan beberapa orang melihat di sekelilingnya. Jenazah tersebut seperti akan disalati. Yang membuat merinding, kepala jenazah itu dililit ular. Orang yang mengelilinginya berusaha melepaskan lilitan tersebut. Kain kafan yang telah rapi dibuka. Wajah jenazah tampak menghitam seperti gosong.

Dalam narasi gambar itu, disebutkan bahwa jenazah tersebut berada di Bonoloyo, Surakarta, Jawa Tengah. Ular muncul setelah jenazah disucikan dan dikafani. Saat warga berusaha melepaskan ular dengan membuka kain kafan, wajah jenazah pria tersebut berubah menghitam. Ular itu pun dimasukkan ke kandang.

Saat jenazah tersebut akan dibawa ke masjid untuk disalati, ternyata ularnya sudah kembali melilit. Ustad yang memimpin salat jenazah kemudian bertanya ke keluarga yang ditinggalkan. ”Selalu meninggalkan salat,” tulis pembuat kabar itu.

Gambar dan cerita tersebut ternyata tidak nyata. Meski sudah viral dengan keterangan yang seolah-olah benar, ternyata gambar itu hanya cuplikan film berjudul Tanah Kubur yang ditayangkan stasiun televisi Astro Oasis di Malaysia. Tetapi, gambar tersebut telah diberi keterangan yang sedemikian rupa hingga dianggap kejadian nyata.



”Gambar itu diambil oleh salah seorang kru produksi untuk simpanan pihak Astro. Bagaimanapun ia tersebar di laman-laman blog dengan pelbagai cerita yang menimbulkan kerisauan orang ramai,” kata pengurus saluran Namanzee Harris sebagaimana dikutip https://www.malaysianreview.com. Menurut dia, gambar tersebut merupakan salah satu babak film Tanah Kubur dalam episode berjudul Kutuk Azan. Gambar itu diambil di Sungai Ijok, Selangor, dengan pengarah Rashid Sibir.

Pembuat kabar hoaks tersebut tampaknya sudah tahu ke mana cerita itu diarahkan agar dianggap nyata. Dia sengaja menyebut cerita tersebut terjadi di Bonoloyo. Sebab, Bonoloyo merupakan kuburan yang sangat luas, berada di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.


(eko/gun/c20/fat/ce1)