Heboh Kasus Bunuh Diri Siswi SMP, Berikut Dampak Bullying Pada Pelajar

 

RADARMALANGID – Tagar #RIPNadia bertengger di puncak topik populer Twitter Indonesia hari ini (18/1). Rupanya warganet sedang ramai membahas aksi bunuh diri siswi SMP di Jakarta bernama Shakila Nadia.

Meski pihak sekolah menyatakan tindakan Nadia dilandasi masalah keluarga, namun gadis berusia 14 tahun itu diduga nekat melompat dari lantai 3 sekolah lantaran tak tahan dirundung atau bully oleh teman-temannya.

Perundungan bukanlah hal yang bisa dianggap remeh, apalagi perilaku agresif yang dapat melukai fisik hingga mental ini kerap terjadi di usia anak-anak hingga remaja atau masa-masa sekolah. Dan akan berdampak hingga korban perundungan beranjak dewasa.

Dikutip dari laman psycom (18/1), terdapat dua jenis dampak perundungan pada pelajar, yakni jangka pendek dan jangka panjang.

Dampak Janga Pendek

Secara kasat mata, pelajar yang mengalami perundungan cenderung menunjukkan performa belajar yang buruk, membolos agar tidak masuk sekolah, sulit menjaga hubungan sosial, dan meningkatkan resiko penggunaan obat-obat terlarang.

Masing-masing siswa akan memiliki dampak yang berbeda, tergantung bagaimana bentuk perundungan yang diterima. Umumnya korban perundungan adalah mereka yang kemampuan akademisnya lebih buruk dibanding yang lain.

Dampak Jangka Panjang

Hasil penelitian menunjukkan korban perundungan akan menunjukkan gejala depresi kronis saat dia dewasa. Lalu ia cenderung berperilaku suicidal yaitu berpikir, berencana, hingga berupaya untuk bunuh diri. Korban juga merasa sulit untuk membangun kepercayaan, persahabatan, atau hubungan yang bersifat timbal balik.

Selain psikis, kondisi fisik korban perundungan juga bermasalah. Mereka cenderung merusak diri dengan melukai atau penyalahgunaan obat berbahaya.

Penulis: Zhavirra Noor Rivdha
Foto: Istimewa

Editor : Indra M