Hati-hati Setya Novanto Bisa Jadi Ketum Golkar Lagi di 2019

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menduga, walaupun Setya Novanto nantinya jadi dilengserkan pada posisi ketua umum. Tapi dia tidak begitu saja dia menghilang. Bisa jadi Setya Novanto bisa kembali lagi pada musyawarah nasional (munas) Partai Golkar 2019 mendatang?.

“Kemungkinan Setya Novanto balik di 2019 bisa saja, atau orang-orangnya (Setya Novanto),” ujar ?Hendri Satrio saat diskusi di kawasan Tendean, Jakarta, Jumat (1/12).

Menurut Hendri, kehebatan Setya Novanto ini sudah dibuktikan dengan tetap bertahan di posisi Ketua DPR. Lihat saja dahulu posisinya digantikan oleh koleganya Ade Komarudin, namun kemudian setelah ada putusan MK rekaman skandal PT Freeport Indonesia adalah ilegal. Dia pun dengan mengumpulkan kekuatan kembali lagi jadi Ketua DPR dengan menyingkirkan Ade Komarudin.

“Ini saja sudah ke bukti dia menjadi Ketua DPR lagi,” katanya.

Menurutnya, kemungkinan Setya Novanto bisa menjadi Ketua Umum Partai Golkar lagi di 2019 bukan hal yang mustahil. Apabila dia berhasil memenangkan Joko Widodo (Jokowi) di 2019 maka kesempatan itu akan terbuka lebar.

“Jadi kalau figur Setnov ini berjasa di kampanye ya bisa saja balik lagi,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia mempertanyakan apakah penyelenggaraan munaslub nanti hanya untuk meredam kekuatan Setya Novanto? atau memperbaiki Partai Golkar. Kalau niatnya untuk meredam Setya Novanto, maka diyakini, mantan pria tertampan se-Surabaya ini akan kembali memimpin Partai Golkar.

“Jadi munaslub ini untuk memperbaiki partai apa mau membumihanguskan Setya Novanto, nah ini pertanyaanya,” pungkasnya.


(gwn/JPC)