Hari Tanpa BH, Demi Kesehatan Payudara

JawaPos.com – Bra merupakan kebutuhan vital bagi kaum hawa. Tak memakai bra bisa membuat perempuan tak percaya diri. Namun demi kesehatan, dunia mengkampanyekan untuk tak memakainya yang disebut dengan No Bra Day.

Dilansir dari The Sun, Jumat (13/10), No Bra Day diperingati setiap 13 Oktober. Di hari ini, masyarakat didorong untuk tak memakai bra dalam sehari. Meski kontroversial bagi beberapa orang, No Bra Day semakin populer.

No Bra Day diperingati di tengah bulan kesadaran kanker payudara. Gerakan ini dimulai pada tahun 2011 melalui media sosial, di mana perempuan menggunakan tanda pagar #nobraday untuk berkampanye. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perempuan untuk melakukan pemeriksaan diri, dan memastikan mereka mengetahui tanda-tanda kanker payudara.

Perempuan dianjurkan untuk melakukan skrining mammogram pada 13 Oktober, untuk membantu mendeteksi kanker payudara. Di 2014, Bra Day dirayakan di 30 negara di seluruh dunia. Pada acara No Bra Day, mereka yang terkena kanker payudara berbagi kisah seputar cerita perjuangan masing-masing.



Cara ini diklaim efektif untuk memberikan semangat bagi para pasien kanker payudara. Para wanita juga harus menjaga pola hidup bersih dan sehat untuk mendukung kampanye ini.

Hari Tanpa Bra dimaksudkan untuk mempromosikan bahaya kanker payudara. Tak hanya itu, kampanye ini juga untuk membantu donasi bagi penderita dan penelitian.

Banyak perempuan yang telah menderita kanker payudara tidak dapat pergi tanpa bra karena mereka membutuhkannya untuk menahan prostesis mereka setelah operasi. Karena itu deteksi dini payudara sendiri penting dilakukan sedari dini.


(ika/The Sun/JPC)