Hari Pertama, MFM Dibuka 30 Finalis Radar Malang Search

MALANG KOTA – Hari pertama gelaran Malang Fashion Movement (MFM) 2019 dibuka oleh 30 finalis Radar Malang Model Search. Aksi para model yang berlenggak-lenggok di runway Mal Olympic Garden (MOG) itu menarik perhatian pengunjung.

Secara bergiliran, masing-masing finalis memperagakan busana karya 12 desainer yang tergabung di slot pertama. Para model itu tampak anggun tatkala melintasi runway sepanjang 25 meter itu. Mereka bersaing menjadi yang terbaik. Juara pertama Radar Malang Model Search akan dinobatkan sebagai ikon MFM 2020.

MFM kelima yang digelar Jawa Pos Radar Malang ini bertajuk ”Fa5htive”. Para model terbagi lima grup dan masing-masing grup berisi sekitar lima model. Ada tiga kategori fashion yang diperagakan model. Yakni, busana perempuan (female), busana pria (male), dan hijab.

Project Officer MFM 2019 Belinda Ameliyah menyatakan, keikutsertaan model muda ini tidak hanya sebagai uji final. Tapi, mereka juga berkesempatan belajar langsung dari koreografer kondang asal Kota Malang, Agoeng Soedir Poetra. ”Setelah mereka menjajal runway MFM, akan dipilih tiga juara utama,” ujar Belinda.

Peragaan busana sekitar satu jam ini, para model mengenakan busana karya desainer yang bermacam-macam jenisnya. Mayoritas busana yang cenderung colorful. Tapi, ada juga yang hadir dengan konsep edgy look, batik, serta gaun yang glamor.



Misalnya busana karya desainer Archeady dengan label fashion Helmut Linck. Archeady mampu mematahkan stigma busana pria identik dengan warna gelap dan monoton. Karya Archeady justru didominasi warna baby blue (biru muda), dengan tambahan tali dan simbol mata satu yang membuat pemakai busana Archeady semakin modis.

Ada juga karya yang bernuansa brocade, yakni menonjolkan manik-manik atau tekstur timbul. Seperti karya Nonink Afghani. Atau karya yang menonjolkan batik dan kreasi tas buatan sendiri milik Asfa Dasuki for BNS Label feat Are Bags.

Di akhir slot pertama, tim juri memilih tiga juara utama. Yakni, runner-up II Ibnu Aji, kemudian juara runner-up I Sandria. Sedangkan juara I dimenangkan Reza Moza Shalbina.

Reza yang duduk di bangku kelas XI SMKN 5 Kota Malang ini berhasil memukau juri. Dengan tinggi 178 cm, Reza hanya butuh waktu singkat untuk menaklukkan panggung MFM.  ”Saya terjun di modelling baru dua tahun. Dan ini bisa menjadi langkah besar ke panggung besar lainnya,” ucap Reza.

Usai diumumkan juara Radar Malang Model Search, MFM kembali menggelar untuk slot kedua sekitar pukul 15.00. Temanya Modest Attire. Di sesi kedua ini, delapan desainer berhijab menggetarkan panggung MFM dengan gaya busana hijab yang beragam. Mulai sporty hingga busana yang casual dan anggun.

Belinda yang ikut memamerkan busananya itu menambahkan, dalam sehari ada tiga slot busana. ”Nanti yang terakhir ada slot Culture Festive akan diisi sekitar  15 desainer, beberapa di antaranya Gabs Jeans, Anjanette, dan Andis Batik Druju,” pungkas dia.

Pewarta               : Sandra Desi
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Mahmudan
Fotografer          : Laoh Mahfud