Hari Ini Polisi Periksa Kakak dan Teman Dekat Pelaku Mutilasi Pasar Besar Malang

KOTA MALANG – Upaya mendalami kasus mutilasi Pasar Besar Malang (PBM) dilakukan pihak Polres Malang Kota dengan penambahan 2 saksi. Rencananya hari ini (18/5) Polres Makota akan memanggil kakak dan mencari teman sepermainan terduga pelaku mutilasi, Sugeng, 49.

Hingga kini radarmalang.id belum tahu sosok kakak Sugeng yang akan diperiksa. Sang kakak akan dipanggil untuk dikorek bagaimana keseharian Sugeng dalam keluarganya. Sedangkan teman sepermainannya akan dicari untuk memberi keterangan kemungkinan melihat kebersamaan Sugeng dan korban.

“Iya hari ini kita akan panggil kakaknya. Kemudian sekarang pihak kepolisian sedang mencari teman dekat atau sepermainan Sugeng yang mungkin melihat kebersamaan pelaku dan korban. Kita akan coba pindahi bukti-bukti baru,” jelas Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

Sebagai informasi, mengenai update psikiater Sugeng dinyatakan tidak gila saat melakukan mutilasi. Namun ia memiliki gangguan jiwa neurotik, agresif, inklusif, dan emosi yang tidak stabil.

“Jika terbukti mutilasi dilakukan secara sadar maka Sugeng bisa dituntut. Akan tetapi jika gila akan dilakukan perawatan intensif di RSJ. Belum tahu apakah ini akan menjadi tanggung jawab pemerintah atau keluarganya,” tegas dia.



Sedangkan informasi dari pihak Polres Malang Kota, korban yang diduga wanita berusia 30 tahun tersebut belum terungkap identitasnya. Tim Inafis dan Labfor masih berusaha mendeteksi sambil menyebar sketsa wajah korban.

Pewarta: Rida Ayu
Penyunting: Kholid Amrullah