Hari Diabetes Sedunia, Emak-emak di CFD Berkompetisi Meramu Menu Ramah Penderita Gula

KOTA MALANG – Menu makanan dan minuman bagi para pengidap diabetes musti memiliki kriteria berbeda. Wajib rendah gula dan kaya serat. Namun, beberapa masyarakat masih belum sadar akan menu yang cocok untuk dikonsumsi khusus bagi para pengidap diabetes.

Untuk itu, dalam rangka merayakan Hari Diabetes sedunia 2019, Persatuan Ahli Gizi (Persagi) bersama Komunitas Medical Students’ Committee for International Affairs (MSCIA) mengedukasi pengunjung Car Free Day jalan Ijen untuk berkreasi dan mengkombinasikan makanan dan minuman yang sehat bagi para pengidap diabetes dalam acara Predicition (Prevention Diabetes with Action), Minggu (17/11).

Bertempat di sebelah panggung Senam Zumba, para peserta yang didominasi ibu rumah tangga itu sibuk memilih bahan makanan. Nampak bahan makanan mulai dari karbohidrat, lauk pauk, dan juga buah disediakan di meja peserta. Setiap bahan makanan tsrsebut terdapat dua jenis.

“Dan mereka harus memilih salah satu jenis yang dihidangkan. Satu jenis itu dipilih berdasarkan kandungan serat yang tinggi dan juga kadar gula yang rendah,” imbuh perwakilan Persagi kota Malang, Dr. Nurul Hakimah, M.Kes.

Seperti contoh, kata Nurul, saat memilih jenis karbohidrat. Jika peserta memilih mie goreng instant alih-alih nasi merah. “Mereka bakal dikurangi nilainya karena mie kan karbonya tinggi dan seratnya juga kurang,” tuturnya.

Selanjutnya, tambah Nurul, jika peserta memilih buah jenis mangga alih-alih pepaya dalam membuat menu, hal itu juga bisa mengurangi nilai. “Karena mangga itu kandungan gulanya tinggi, jadi yang lebih baik ialah pepaya,” ujarnya.

Selain mengkombinasikan makanan, peserta juga diwajibkan untuk memilih minuman yang cocok bagi penyandang diabetes. Kali ini terdapat tiga jenis minuman, yakni air mineral, susu kedelai, dan juga sirup yang harus mereka pilih.

“Kalau memilih minuman, mereka kadang terjebak memilih air mineral. Padahal yang baik bagi para pengidap diabetes adalah susu kedelai karena susu kedelai mampu merangsang hormon insulin jadi aktif dan juga menghambat perubahan dari makanan itu tinggi,” ujarnya.

Dari penjelasan Nurul dan pengamatan radarmalang.id, terlihat 12 peserta Terlihat memang, kurang lebih 12 peserta yang dibagi tiga kelompok itu memilih bahan yang berserat tinggi. Seperti, memilih nasi merah untuk dihidangkan di piring. Namun, untuk buah, bebrapa ada yang memilih mangga alih-alih pepaya. Hal itu juga terjadi pada minuman beberapa ada yang memilih air putih.

“Memang nggak papa memilih bebas. Nanti tapi sesuai lomba kami akan jelaskan ke peserta apa yang harus ya mereka edukasikan,” tutur Nurul.

Sementara itu, Andrew Ricardo Santosa, Ketua Pelaksana PREDICTION mengatakan kompetisi ini setidaknya merupakan aksi nyatanya sebagai mahasiswa kedokteran terkait menjaga kesehatan masyarakat.

“Masyarakat agar tahu lah apa yang perlu disiapkan ketika meramu menu makanan bagi para diabetes setidaknya bagi diri sendiri kalau memang tidak mengidap karena ini sehat menu yang dilombakan,” tuturnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia