Harga Sayuran Merangkak Naik, Pedagang Pasar Cemas

KOTA MALANG – Sejumlah pedagang pasar di Kota Malang mengeluh dengan kenaikan harga sayuran. Harga sayur yang merangkak naik diantaranya bawang merah, bawang putih, kubis putih, sampai tomat.

Isnaini, 32 tahun, pedagang Pasar Klojen mengatakan sejak seminggu terakhir harga bawang merah naik cukup banyak. Disusul bawang putih dan sayur kubis maupun sawi.

“Biasanya saya jual bawang merah Rp 16 ribu perkilogram sekarang Rp 22 ribu perkilogram. Kalau bawang putih biasanya Rp 22 ribu perkilogram sekarang Rp 30 ribu perkilogram,” ceritanya, Kamis (21/11).

Ia mengatakan bahwa saat ini sedikit susah mencari persediaan sayuran. “Apa karena cuacanya yang nggak nentu, saya juga nggak tahu persis kenapa. Kalau jualnya mahal terus kan kami juga yang bingung, kasihan yang beli,” ceritanya.

Hal ini juga dialami Aisyah, 43 tahun yang juga pedagang Pasar Klojen. Harga bawang merah dan bawang putih-nya tak jauh dari Isnaini. Dikatakannya harga tomat dan mentimun juga merangkak naik.

“Biasanya saya jual tomat Rp 6000 per kilogram, sekarang sampai Rp 12 ribu per kilogramnya. Manisah dan mentimun pun harganya juga sama seperti tomat. Awalnya naik Rp 2000-Rp 3000 eh seminggu ini makin naik” jelasnya.

Hal ini menurutnya karena pedagang pasar kesulitan mencari komoditas sayuran. “Saya kulakannya di Pasar Gadang. Dari sananya memang naik, dan cari sayuran yang bagus juga susah. Nggak tahu ini kok susah sekali,” terangnya.

Salah satu pembeli, warga Klojen Siti Aminah mengatakan memang satu minggu ini harga sayuran sedikit berbeda. Terutama bawang merah dan bawang putih yang selalu digunakannya saat memasak.

“Biasanya saya beli bawang-brambang (bawang merah dan bawang putih) Rp 5000 bisa. Sekarang kadang Rp 8000 kadang juga Rp 10 ribu,” tuturnya.

Sementara pihak Dinas Perdagangan saat melakukan Sobo Pasar Klojen di waktu yang sama belum mau dimintai keterangan terkait naiknya harga sayuran.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia