Harga Cabai di Kota Batu Naik-Naik ke Puncak Gunung, Sudah Tembus Rp 50 Per Kilo

Salah satu penjual kebuthan pokok di Kota Batu tidak menyetok cabai dalam jumlah banyak

KOTA BATU – Naiknya harga cabai di Kota Batu membawa dampak yang cukup terasa bagi pedagang Pasar Besar Kota Batu. Cabai yang sebelumnya berkisar pada harga Rp. 40 ribu per kilogram kini meroket hingga ke angka Rp. 50 ribu per kilogram.

“Sudah sepekan ini naik melambat namun puncaknya pada 3 hari yang lalu,” ungkap Misnatin salah satu pedagang cabai di Pasar Besar Kota Batu. Ia juga menjelaskan bahkan harga cabai yang berkualitas bagus saat ini bisa mencapai Rp 53 ribu per kilogram.

Sementara itu untuk harga cabai merah berada pada harga Rp 50 ribu per kilogram dan cabai rawit berada pada harga Rp 40 ribu per kilogram. “Makanya sekarang peminat cabai sedikit sekali. Banyak masyarakat yang beralih ke cabai kering karena harganya relatif murah,” terang Misnatin.

Diwawancarai secara berbeda, Agung Suharno salah satu petani yang menyuplai cabai di Pasar Besar Kota Batu menerangkan produksi cabai terhambat oleh cuaca buruk yang terjadi beberapa hari kemarin. “Padahal musimnya kemarau tapi beberapa hari terjadi hujan. Sehingga banyak cabai yang siap panen mendadak busuk karena tersiram air hujan,” ungkapnya.

Agung menambahkan bibit cabai yang banyak digunakan oleh petani Pujon adalah bibit jenis Mhanu. Hal ini dikarenakan bibit Mhanu memiliki buah yang gemuk dan tahan terhadap segala kondisi setelah di panen. “Namun kelemahannya saat belum dipanen itu. Kalau tanah terlalu gembur akibat hujan maka buah akan membusuk atau buah dimakan ulat,” tukas Agung.



Pewarta : Choirul Anwar
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto : Choirul Anwar