Hadirkan Rasa Apel dan Stroberi Malang

MALANG – Bolu Malang Singosari semakin kaya rasa. Jika sebelumnya menyapa dengan telo ungu, cokelat, dan susu yang kaya parutan keju di atasnya, kini ada dua varian baru lagi. Yakni, apel Malang dan stroberi Malang. Dua rasa yang tak kalah lezatnya itu secara resmi di-launching kemarin (25/8) di lapangan Rampal.

Peluncuran dua varian baru tersebut berasa sangat istimewa. Karena dikemas berbarengan dengan peringatan HUT ke-74 RI. Selain diwarnai dengan senam zumba dan jalan sehat dengan hadiah utama sepeda motor, dibentang pula lomba makan bolu tercepat. Juga bagi-bagi 1.000 potong bolu kepada pengunjung.

Hari ini (kemarin) memang kami kemas istimewa. ”Pengunjung bisa makan bolu sepuasnya, yang mau membawa pulang, ada harga spesial,” ujar Yudi Permadi, GM Komersial Malang Raya Bolu Malang Singosari.

Harga normal Bolu Malang Singosari, dia melanjutkan, dibanderol Rp 28.000 per kotak. Khusus dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ini, menjadi Rp 20.000 all variant.

Dipilihnya apel dan stroberi untuk varian rasa tergresnya, menurut Yudi, karena Bolu Malang Singosari adalah oleh-oleh yang mengedepankan kekhasan wilayah ini. ”Apel dan stroberi mewakili citra rasa Malang, sangat lokal,” terangnya.

Lebih lanjut, bagi pengunjung yang membeli tiga kotak Bolu Malang Singosari, juga berkesempatan mendapatkan bonus. Yakni, mengikuti undian berhadiah TV serta logam mulia. Kami berdiri pada 2018, tapi secara resmi di-launching Januari 2019.

”Saat ini ada dua store resmi dan 40 store mitra di Malang Raya,” tukas Yudi. ”Kami membuka peluang kemitraan bagi masyarakat yang ingin berjualan Bolu Malang Singosari,” kata dia.

Yudi berharap, bisa menghadirkan varian baru setiap tiga bulan sekali. Dengan begitu, masyarakat semakin punya pilihan. ”Kami ingin Bolu Malang Singosari semakin diterima konsumen,” tambah dia.

Sebagai aksi sosial, masih kata Yudi, setiap bulan pihaknya mengadakan acara bagi-bagi bolu ke panti asuhan dan memberikan donasi ke sekolah tertinggal.

Pewarta : Def
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Nenny Fitrin