Hadapi Borneo dengan Gaya Malangan

KOTA MALANG – Di laga putaran pertama Liga 1 2019, Arema FC dikalahkan 0-2 oleh Borneo FC. Di duel yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, kala itu, Singo Edan terlihat menjadi bulan-bulanan.

Padahal, itu adalah laga kedua Arema FC setelah merengkuh Piala Presiden 2019. Hasil itu menjadi kekalahan kedua, setelah sebelumnya takluk dengan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo.

Di pertemuan putaran kedua yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Jumat ini (13/9), tentu Arema tidak ingin kalah lagi. Semangat itu yang terus diucapkan pelatih Arema FC Milomir Seslija kepada Hamka Hamzah dkk.

”Di pertandingan putaran pertama dulu, kami hanya kurang beruntung,” kata pelatih yang akrab disapa Milo itu kemarin.

Melawan Borneo FC, Milo melanjutkan, memang laga tak mudah. Sebagai persiapan, pelatih berusia 55 tahun tersebut juga sudah menganalisis permainan Lerby Eliandry Pong dkk.



”Mereka berbahaya dengan serangan balik dan saat sepertiga akhir pertandingan, mereka bisa sangat bagus karena punya gelandang bagus,” kata mantan pelatih Madura United itu.

Di laga ini, Milo menyebut, tim berjuluk Pesut Etam itu bisa jadi akan lebih banyak menunggu di daerah pertahanan mereka sendiri. Lalu melakukan counter attack saat mendapatkan bola.

”Ya, mereka akan memainkan compact defense untuk melakukan counter attack,” kata pelatih kelahiran Sarajevo, Bosnia Herzegovina, itu.

Arema pun sudah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi serangan Pesut Etam itu. Caranya adalah bermain dengan karakter Malangan.

”Arema adalah tim yang sangat berbeda dengan klub lain, untuk kualitas dan teknik mungkin sama, tapi kami memiliki karakter,” kata pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu.

Karakter Malangan itu adalah bermain militan sampai pertandingan usai. ”Itu yang harus ditunjukkan di lapangan nanti (lawan Borneo),” pungkas Milo.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Imam Nasrodin