Gus Zain: Puasa Asyura Setara Jihad di Jalan Allah

Keistimewaan puasa di hari Asyura atau pada tanggal 10 Muharam menjadi tema utama pengajian rutin yang dilaksanakan setiap bulan oleh KH Zain Baik kemarin (30/9). Dari hadis riwayat Ibnu Abbas, kiai yang akrab disapa Gus Zain tersebut menyampaikan, kemuliaan berpuasa Asyura setara dengan pahala dari 10 ribu malaikat.

TUMPANG – Keistimewaan puasa di hari Asyura atau pada tanggal 10 Muharam menjadi tema utama pengajian rutin yang dilaksanakan setiap bulan oleh KH Zain Baik kemarin (30/9). Dari hadis riwayat Ibnu Abbas, kiai yang akrab disapa Gus Zain tersebut menyampaikan, kemuliaan berpuasa Asyura setara dengan pahala dari 10 ribu malaikat. ”Kalau dihitung sama dengan 10 ribu pahalanya orang haji dan umrah,” kata Gus Zain.

Di hadapan ratusaan jamaah pengajian, Gus Zain menyampaikan, pahala umat yang berpuasa pada 10 Muharam setara dengan pahala 10 ribu orang muslim yang gugur di jalan Allah atau syuhada fisabilillah. Betapa mulianya puasa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad tersebut, sampai-sampai seringkali disebut bahwa pahala berpuasa Asyura mampu menghapuskan dosa hingga satu tahun lamanya.

”Puasa Asyura itu adalah bentuk rasa syukur Rasulullah atas selamatnya Bani Israil yang dipimpin oleh Nabi Musa As dari kejaran musuh. Saat tiba di Madinah Nabi Muhammad bersimpati pada orang-orang Yahudi yang berpuasa. Melihat suasana tersebut, beliau memerintahkan pada umat muslim untuk ikut berpuasa,” jelas dia.

Bukan hanya bagi orang yang berpuasa, pahala luar biasa juga dijanjikan kepada orang yang memberi buka orang yang berpuasa. ”Prinsipnya sama dengan sodaqoh. Barang siapa yang bersedekah, maka akan diangkat derajatnya di dunia dan akhirat,” kata Gus Zain. Pengasuh Pondok Pesantren Rehabilitasi Az Zainy itu kembali mengingatkan bahwa kecukupan materi di dunia bukanlah tujuan hidup yang hakiki. ”Yang utama adalah beribadah dan memberikan manfaat,” imbuhnya.

Sementara itu, turut hadir dalam pengajian rutin tersebut Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Infantri Bangun Nawoko, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Arm Muridan, Kabag Humas Kabupaten Malang Suwadji, Romo Purnomo, dan Suster Mareta dari Pertapaan Carmel, serta jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Tumpang.

Pewarta : Farikh Fajarwati
Penyunting : Ahmad Yani
Copy Editor : Indah Setyowati
Fotografer : Darmono