Gus Ipul Hadiri Pengajian di Rungkut

Gus Ipul Hadiri Pengajian di Rungkut

Cagub Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menyapa warga Rungkut, Rabu (9/5) malam.
(Dok. Timses Gus Ipul-Puti)

RADAR MALANG ONLINE – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) Saifullah Yusuf menghadiri pengajian umum menyambut Bulan Suci Ramadan. Acaranya berlangsung di Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya, Rabu (9/5) malam.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mendapat sambutan hangat dari para warga. Warga Rungkut sendiri tumplek blek di panggung pengajian. Panitia juga menggelar bazar murah yang menambah kemeriahan acara.

Gus Ipul tampak akrab saat berinteraksi dengan warga dan pedagang. “Gimana pak, bu, laris ya jualannya? Semoga penuh rejeki ya menjelang datangnya bulan Ramadan,” sapa Gus Ipul kepada pedagang.

“Alhamdullilah gus, karena panjenengan (Anda) hadir, pengunjungnya jadi meledak. Pembeli tambah banyak. Kami pilih Gus Ipul dan Mbak Puti, nomor dua,” jawab salah seorang pedagang.



Gus Ipul kagum dengan pasar rakyat yang digelar setiap menjelang Ramadan. Sebab para pembeli selalu berjubel. Mereka berbaur satu dengan yang lainnya. “Amal dan ibadah bertambah, ekonomi juga bergerak, otomatis rejeki juga tambah banyak. Ramadan memang penuh berkah,” tambah pria asal Pasuruan tersebut.

Penyambutan Gus Ipul di forum pengajian itu bisa dibilang spesial. Pasalnya, Master of Ceremony (MC) di majelis tersebut membacakan sebuah parikan.

“Onok kudung ditali simpul mati, Wayahe pilgub engkok ojo lali dukung Gus Ipul bareng Mbak Puti,” ucap sang MC yang disahut gemuruh tepuk tangan ibu-ibu jamaah pengajian sambil mengangkat 2 jari.

Mendengar parikan tersebut, Gus Ipul mengaku terkejut. “Bu, awalnya tadi saya sudah ngantuk. Soalnya capek keliling Jawa Timur seharian. Tapi begitu dengar pantunnya, segar lagi,” ungkap Gus Ipul.

Mantan Ketua Umum GP Ansor itu menambahkan, membuat orang bahagia adalah salah satu cara mencari ridho Allah. Sebab kalau bisa membahagiakan orang lain, maka seseorang juga akan dibuat bahagia oleh Allah.

Kebahagiaan masyarakat juga menjadi salah satu parameter keberhasilan pembangunan sebuah daerah secara umum. “Jadi di indeks pembangunan, ada indikator perasaan bahagia masyarakat. Percuma kalau pembangunan marak, namun situasi masyarakatnya tidak bahagia,” tutur cagub nomor urut 2 tersebut.

Forum pengajian sekaligus menjadi ajang interaksi. Dari perilaku interaksi inilah akan memunculkan perasaan bahagia bagi masyarakat. “Kebahagiaan itu ada di hati. Bahagia itu penting. Bersama masyarakat, gembira. Bersama keluarga, juga bahagia. Insya Allah, kalau kia saling menyenangkan orang lain, surga hadiahnya,” tambah Gus Ipul.

Selain itu, untuk bisa bahagia di antaranya juga menjadikan Al Quran sebagai pegangan utama. Orang terbaik adalah orang yang mau mempelajari Al Quran dan mau mengajarkan ke orang lain.

Oleh karenanya, Gus Ipul mendukung berbagai kegiatan pengajian yang mengumpulkan banyak jamaah. “Insya Allah majelis seperti ini akan memiliki banyak barokah kepada jemaahnya,” tutupnya.


(did/JPC)