Gratis hingga SMA, Kuliah Dapat Beasiswa

PEMKOT Batu menunjukkan komitmennya di bidang pendidikan dengan sejumlah program
unggulan. Selain melanjutkan program sekolah gratis dari SD hingga SMA, berbagai cara
dilakukan agar anak-anak Kota Batu bisa melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya. Salah satunya lewat program beasiswa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Dr Eny Rachyuningsih MSi menyatakan, dari tahun ke tahun, pencapaian di bidang pendidikan terus meningkat secara signifikan. Dia
mencontohkan program pemberian beasiswa bagi siswa SMA berprestasi yang melanjutkan kuliah di jurusan pertanian dan pariwisata.

Mereka tersebar di beberapa kampus ternama. Mulai dari Universitas Brawijaya, Universitas
Gadjah Mada, Universitas Jember, hingga Institut Pertanian Bandung. ”Pemberian beasiswa ini sematamata untuk meningkatkan kualitas SDM yang diharapkan bisa mewujudkan Kota Batu menjadi Kota Pariwisata dan juga sentral pertanian organik,” jelas Eny.

Tak hanya itu, program sekolah gratis bagi siswa SD hingga SMA juga terus berlanjut. ”Sebenarnya kalau SD-SMP sudah lama. Namun, untuk SMA dimulai tahun 2014,” imbuh wanita berhijab ini. Meski diketahui status sekolah SMA/SMK/MA sudah dimiliki
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), program sekolah gratis tetap diteruskan dengan tujuan membantu warga Kota Batu. Tujuannya agar pendidikan bisa diakses oleh siapa saja. Tak hanya dinikmati selama 9 tahun, melainkan 12 tahun.

Di sisi lain, setiap SD di Kota Batu juga mendapatkan fasilitas buku perpustakaan hingga alat membatik untuk menunjang kebutuhan ekstrakurikuler. ”Semua fasilitas
penunjang itu kami berikan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dinas pendidikan pusat,” tambah Esty Dwiastuti, kepala bidang pendidikan dasar Disdik Kota Batu.



Sepanjang tahun ajaran 2018/2019, sebanyak 864 judul buku telah dibagikan bersama alat
untuk membatik ke 66 SD dan 27 SMP negeri ataupun swasta. Pemberian fasilitas alat
membatik yang telah digulirkan sejak tahun 2010 itu banyak membantu siswa belajar
membatik. Salah satu
output-nya adalah prestasi tingkat nasional yang diraih Aliya Diza Rihada tulaisy, 13. Gadis alumnus SDN Sisir 01 Batu yang kini duduk di bangku SMPN 1 Batu itu meraih juara pertama lomba membatik Hari Anak Nasional tingkat Jawa Timur. (fen/c1/nay)