Grab Komentari Video Ojol Ungkap Order Fiktif, Respon Netizen Ngegas

KOTA MALANG – Malam kemarin (5/8) akun instagram @jawaposradarmalang mengunggah sebuah video investigasi. Video berdurasi 7 menit itu menampilkan dua driver ojek online (ojol) yang mengungkap permainan order fiktif. Video ini lalu dikomentari akun instagram Grab yakni @grabid, dan mendapat respon yang terkesan ‘ngegas’ dari netizen.

“Halo teman-teman, saat ini sedang ditindaklanjuti oleh Tim Grab ya. Pastinya Grab akan menindak tegas kpd siapapun yang melakukan pelanggaran sesuai ketentuan yg berlaku. Terima kasih banyak atas perhatian teman-teman semua. Semoga hal ini bs jadi pelajaran kita semua dan tdk terulang lg ya. Terima kasih:),” tulis akun @grabid.

Beberapa saat kemudian, beragam komentar pun merespon pernyataan @grabid itu. Salah satunya akun @nophie_wiilz yang sepertinya kesal dengan sikap akun official berwarna hijau itu.

“@grabid grab ini hebat ya. Bisa posting story, bahkan komen di postingan @jawaposradarmalang Tapiiii DM ga dibaca, email ga dijawab! Ini customermu loh, masak diabaikan?!,” ujar akun @nophie_wiilz kesal.

Akun @roypram19 juga ikut berkomentar. Dalam komentarnya ia berharap kasus order fiktif cepat ditangani dan tak jadi omong kosong. “@grabid semoga bukan omong kosong min,, tiap hri meresahkan krna g bisa set modal food tinggi,” bebernya di kolom komentar.

Tak kalah ngegas, akun @darmawanpanduasmorowijaya juga mengomentari pernyataan Grab dengan komentar yang panjang. Pada intinya ia membeberkan bahwa Grab rawan order fiktif karena terlalu banyak promo. Sehingga driver dan resto ‘abal-abal’ semakin pintar membuat order fiktif.

“@grabid Grab KeBanyakan Promo jadi Mitra dan Driver Grab Semakin Pintar Cari Bisnis Sampingan (Resto Abal”) yang mengHasilkan……… Buat GRAB Perbaiki Cara Kerjam Mu TerUtama Bagian IT/server Grab Saatnya Kerja!!,” kritik akun tersebut di kolom komentar.

Sebelumnya, dalam video tersebut 2 orang driver membongkar praktik order fiktif yang dilakukan oleh Resto ‘abal-abal’. Transaksi palsu itu semakin hari semakin marak, sementara sistem Grab belum juga bisa mengatasinya. Radarmalang.id pun mencoba mengkonfirmasi pihak Grab Malang, namun nihil tak ada yang bersedia dimintai keterangan. Lalu sampai kapan praktik ini akan terus berlanjut?

Pewarta: Rida Ayu
Foto: screen shot Instagram
Penyunting: Fia