GOR Ken Arok Serasa Istora Senayan

MALANG KOTA – Bukan sebuah rahasia lagi, jika berbicara tentang GOR Ken Arok yang muncul adalah berantakan dan tidak terawat. Namun, anggapan itu untuk saat ini tidak berlaku lagi.

Sebab, berkat kedatangan turnamen bulu tangkis Yuzu Indonesia Masters (YIM) 2019 GOR tersebut bersolek layaknya venue-venue taraf dunia. Bahkan salah satu pebulu tangkis asal Indonesia mengaku GOR Ken Arok mirip dengan gelanggang bulu tangkis internasional di Jakarta.

”Mirip seperti Istora Senayan,” ujar tunggal putra Indonesia Firman Abdul Kholik. Senada dengannya, Muhammad Aldo Apriyadi yang hari Senin (1/10) bermain di babak kualifikasi YIM mengatakan penampakan venue bagus dan dirinya merasa nyaman saat berlaga di sana.

Meski menurut Aldo perjalanannya lumayan jauh dari tempat menginap. Panitia Penyelengara (Panpel) Turnamen tersebut Achmad Budiharto menjelaskan, saat ini di GOR Ken Arok sudah berdiri beragam jenis booth.

”Mulai dari yang menjual makanan, perlengkapan bulu tangkis, hingga hiburan,” terangnya.

Lebih jauh, Budiharto mengaku, pihak penyelengara juga telah menghadirkan dua lapangan untuk pemanasan atlet, empat lapangan standar BWF untuk pertandingan, pencahayaan 3.000 watt, dan ruang ganti pemain yang memenuhi standar.

Budiharto menambahkan, ruang media juga dibuat sangat dekat dengan lapangan. Alasannya, agar memudahkan akses.

Sementara itu, dari pantauan wartawan koran ini di GOR Ken Arok, gelanggang olahraga yang berada di wilayah Buring tersebut berubah tampilannya hingga 80%.

Di mana, sebelum masuk kita akan disuguhkan beraneka ragam booth yang menjual makanan, minuman, hingga perlengkapan bulu tangkis.

Selain itu, tiang-tiang berada di patung utama yang biasa terlihat kusam, kini bersolek tampak indah dengan pengecatan ulang.

Sedangkan pada bagian dalam, kamar mandi pengunjung menjadi lebih bersih dan peralatannya baru.

Tidak hanya itu, badminton lovers yang menonton pertandingan juga bakal disuguhi empat lapangan yang mewah dengan karpet hijaunya. Ditambah dua layar raksasa berada di ujung utara dan timur GOR Ken Arok.

Pewarta : nr10
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Abdul Muntholib