Giri Prasta Launching The Soul of Bali, Minta Toilet Bersih dan Gratis

Hadir pula dalam acara tersebut, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, anggota DPRD Badung, Wayan Suyasa dan Wayan Luwir Wiana, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Badung, Ketua PHRI Bali, Cokorda Artha Ardana Sukawati, Ketua PHRI sekaligus BPPD Badung, IGN Surya Wijaya dan stakeholder pariwisata lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menekankan, langkah tersebut merupakan suatu konsep dalam keseriusan Pemkab Badung dalam mewujudkan one island one management, sekaligus melaksanakan one stop destination. Sehingga pihaknya mempunyai tagline ‘Badung berbagi, dari Badung untuk Bali’.

“Inilah yang terus kami lakukan. Kami sudah mendapatkan masukan yang luar biasa, sehingga nantinya konsep ini agar betul-betul dilaksanakan untuk kepentingan Bali,” terangnya.

Pihaknya mengajak para stakeholder pariwisata untuk bergandengan tangan, bekerja bersama-sama, demi menjaga pariwisata Bali tetap ajeg dan lestari. Kendati naiknya status aktivitas Gunung Agung memang berpengaruh cukup signifikan bagi pariwisata Bali, namun pihaknya mengajak semua elemen bahu-membahu dan tetap berdoa agar proses tersebut segera berakhir, sehingga mempercepat proses recovery dengan baik.

Pihaknya mengaku juga akan membuatkan task force atau semacam tim yang bertugas untuk memberikan informasi kepada masing-masing negara, tentang situasi di Bali saat ini. Sehingga tidak ada lagi berita hoax yang beredar dapat merusak pariwisata.

“Keamanan dan kenyamanan ini perlu dijaga. Infrastrukturnya harus bersih dan bagus. Bahkan kami minta agar fasilitas toilet agar bersih dan gratis,” ujarnya.

Bupati asal Pelaga, Petang tersebut juga berencana merealisasikan program ‘Badung Terang’, tidak ada sudut di Badung yang gelap. Termasuk pemasangan CCTV untuk menjaga keamanan wilayah. “Akhir tahun 2018 akan dilakukan pemasangan wifi gratis di seluruh Badung. Ini demi kenyamanan dan keamanan wisatawan dalam menikmati liburan di Badung,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Made Badra menerangkan, tagline ‘Badung The Soul of Bali’ telah beberapa kali mendapatkan pembahasan dalam Forum Group Discussion (FGD) pariwisata. Dari beberapa tagline yang dirumuskan, ada tiga usulan yang diajukan kepada Bupati Badung untuk dipilih sebagai tagline pariwisata Badung. Akhirnya ‘The Soul Of Bali’ terpilih dan disepakati bersama sebagai tagline pariwisata Badung. “The Soul of Bali, artinya Badung jiwanya pariwisata Bali. Arti, warna dan simbol tagline jni menjiwai pariwisata kita. Jadi perilaku kita sekarang harus mengikuti branding dan tagline ini. Industri pariwisata baik hotel, vila, even, atraksi, asosiasi akan mengadopsi tagline ini mendampingi branding perusahaan mereka. Jadi roh pariwisatanya ini The Soul of Bali,” terangnya.

Tagline dan branding tersebut diakuinya wajib dicantumkan dalam branding stakeholder pariwisata yang berada di wilayah Badung, apalagi branding dan tagline tersebut merupakan usulan dari stakeholder sendiri. 

Tagline dan branding tersebut juga diakuinya akan selalu dipromosikan saat sales mission atau promosi pariwisata ke luar daerah. Diharapkan, The Soul of Bali semakin dikenal dan melekat dengan image pariwisata Badung.

“Seiring dengan diresmikannya The Soul of Bali, Kabupaten Badung tahun depan akan meningkatkan target kunjungan wisatawan. Kami akan gencarkan promosi, supaya animo wisatawan untuk datang ke Bali semakin meningkat,” imbuhnya. 

(bx/adi/yes/JPR)