Giliran Anak Yatim di Tumpang, Pakis dan Jabung Disantuni PT ACA

MALANG KOTA – Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (PT ACA) Malang di 437 desa se-Malang Raya terus berlanjut kemarin (29/5). Kali ini yang menjadi sasaran tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pakis, Jabung, dan Tumpang. Tak hanya bagi-bagi hadiah yang bikin ratusan anak yatim tersenyum, tapi juga magic comedy serta penampilan Bian, mantan vokalis D’Bagindas, yang ikut menyemarakkan suasana.

Rombongan PT ACA yang dipimpin Komisaris Utama Iwan Kurniawan berangkat pukul 07.00 WIB. Rombongan ke arah timur, yakni menuju Kecamatan Pakis. Di tempat ini, sudah ada lebih dari 800 anak yatim yang sudah duduk manis menunggu kedatangan rombongan. Sambil menunggu, mereka disuguhi permainan sulap dari Mr Busy alias Syaiful. Pria berbaju merah hitam itu mulai memainkan magic comedy dari rangkaian balon dengan berbagai bentuk hingga menyulap kotak berisi uang.

”Coba sebut simsalabim, kita sulap sama-sama kotak kosong ini jadi berisi uang,” ajak dia sambil bersorak riang.
Sontak anak-anak kompak mengikuti aba-abanya. Tiba-tiba kotak bening di tangannya tersebut berubah penuh dengan uang kertas. Selain itu, dia menari-nari bersama anak-anak sambil membentuk beragam model, mulai dari tembakan sampai hewan. Semua membuat anak-anak yatim tersebut tertawa. Belum habis tawa mereka setelah belajar sulap, anak yatim itu kembali dihibur Bian, mantan vokalis D’Bagindas. Anak-anak pun kembali bernyanyi bersama-sama.

Setelah puas, mereka kembali bercengkerama dengan para pejabat. Ada Wakil Bupati Malang H.M. Sanusi dan jajaran muspika serta pemerintah kecamatan bersama Iwan Kurniawan selaku komisaris utama PT ACA.
”Kami sangat berterima kasih kepada PT ACA, terutama Pak Iwan, yang sudah membantu pemerintah dalam menyantuni anak-anak yatim,” ucap Wakil Bupati Malang H.M. Sanusi dalam sambutannya.

Dia juga mengimbau agar setiap orang tua agar terus mendidik anak-anaknya tumbuh menjadi generasi yang unggul meskipun tidak memiliki orang tua yang lengkap. Hal itu juga dikuatkan dalam tausiah yang disampaikan Ustad KH Khalili. Dia menyebutkan, anak yatim bukanlah anak yang telantar. Anak yatim memiliki kedudukan yang sama dengan anak-anak lainnya, mereka berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan didikan terbaik dari orang tuanya.



”Yang melarat dan telantar itu anak-anak yang tidak memiliki ilmu dan tak ada tata krama. Rasulullah pun dulu yatim piatu, tapi beliau berilmu dan beragama serta menjadi manusia mulia dan pemimpin dunia. Kita umatnya pun harus bisa seperti itu,” semangat dia dalam kultumnya.

Sementara itu, Iwan Kurniawan juga berpesan agar anak-anak tidak meninggalkan salat dan pendidikannya. Bukannya memberikan ceramah panjang lebar, dia justru berjalan di tengah kerumunan anak-anak. Sambil mengajukan beberapa pertanyaan, dia memanggil anak-anak agar berani menjawab. ”Yang berani akan mendapatkan hadiah dari saya,” pancing dia kepada anak-anak.

Selain mendapat amplop, anak-anak juga diberikan tas sekolah yang berisi alat tulis beserta snack. Di samping panggung sudah ada 1 truk yang berisi ribuan tas yang siap disalurkan. Di mobil lain, juga ada sejumlah paket berisi susu, gula, dan lain-lainnya yang juga akan diberikan kepada anak-anak. Total ada 800 anak dari Pakis, Jabung (429 anak), dan Tumpang (461 orang) yang mendapatkan santunan. Pekan Islami ke-12 PT Anugerah Citra Abadi (PT ACA) Malang adalah agenda tahunan Iwan yang ke-12. Ramadan kali ini, ada 437 desa se-Malang Raya yang mendapatkan santunan pihaknya.

Pewarta: Elly Kartikasari
Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Irham Thoriq