Gepeng Bawa Anak Jadi Bahan Gunjingan di Medsos

MALANG – Lebih baik tangan di atas daripada tangan di bawah. Begitulah kiranya petuah yang sering kita dengarkan.

Sayangnya, tidak semua orang demikian. Barangkali ada yang menyebut pengemis adalah profesi. Entah karena tak mau atau tak ingin mencari pekerjaan yang lebih layak.

Seorang gepeng yang tengah membawa anaknya di daerah Jalan Galunggung Kota Malang menuju Jalan Raya Langsep baru-baru ini jadi bahan perbincangan di grup.

“Viralkan lur, biar cepat ditindaklanjuti agar tak terjadi di Kota Malang,” tulis Argoz Rizal di akun facebook

Ia juga menambahkan “Miris ! ga tega lihatnya. Sekitar pukul 11.45 saya lihat ada orang minta-minta. Okelah minta itu hak sampeyan, tapi jangan bawa anak kecil, kasihan itu anak belum tahu apa-apa sudah diajak panas-panasan,” katanya.



Ia juga meminta agar pemerintah segera menertibkannya. Mengingat hal serupa pernah terjadi di Jalan Arteri, Porong, Sidoarjo. Usai ditelusuri, rupanya anak tersebut merupakan anak sewaan.

“Saya mohon dengan sangat agar ditertibkan, jangan libatkan anak di bawah umur,” imbuhnya

Hal tersebut mendapat banyak respon dari netizen. Tak sedikit yang menyayangkan hal tersebut. “Biasa lurd, tujuane supoyo akeh seng welas,” pungkas Al Musafeer

Sementara itu, Maleika Dewi justru menambahkan jika pernah melihat di area Jembatan Soekarno Hatta ada nenek-nenek menggendong bayi berusia 4-5 bulan dan diantar jemput motor beberapa kali.

“Tak ngemis aja siapa tahu banyak yang kasihan,” keluh Putri Adisya

Pewarta : Feni Yusnia
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto : Istimewa