Genjot Retribusi, Berharap dari Satgas IMB

KOTA BATU Para pemilik gedung tempat-tempat usaha yang belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) patut waswas. Sebab, sejak awal tahun, Pemkot Batu sudah berkomitmen untuk menertibkannya.

Satuan tugas (satgas) khusus untuk memantau IMB sudah dibentuk pemkot. Secara teknis, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menyatakan bila satgas tersebut bakal mendatangi satu per satu bangunan yang ada di Kota Batu.

”Tim satgas ini nantinya akan menyasar bangunan baru yang saat ini dalam proses pembangunan,” terang dia. Anggota dari tim satgas itu terdiri dari berbagai kalangan.

Mulai dari lurah, kepala desa setempat, camat, petugas dinas penanaman modal dan perizinan, hingga anggota Satpol PP. Saat ini memang banyak bangunan baru yang berdiri di Kota Batu.

Ambil contoh di Jalan Diponegoro, serta di depan Balai Kota Among Tani. Punjul menegaskan, bila bangunan yang berdiri terbukti belum mengantongi IMB, maka proses pembangunannya wajib dihentikan. Kelanjutan pembangunan bisa dilakukan saat IMB sudah dikantongi. Nah, untuk memenuhi syarat IMB itu, ada beberapa poin yang harus dipenuhi.



Salah satunya yakni analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). ”Baik bangunan lama maupun bangunan baru akan dicek. Semua jenis bangunan, baik itu hotel, homestay, toko, dan banyak lagi,” sambung Punjul.

Muara dari kinerja tim satgas itu diharapkan mampu menggenjot perolehan pendapatan asli daerah (PAD). Pada 2018 lalu, sektor retribusi Kota Batu baru mampu menyumbang Rp 4,3 miliar  atau 46,6 persen dari total target sebesar Rp 9,3 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) Bambang Kuncoro berharap kinerja tim satgas itu bisa mempermudah pihaknya. ”Jika benar pembangunan gedung, hotel, atau vila melenceng dari keterangan rencana kota (KRK) dan belum memiliki IMB, nantinya Satpol PP sebagai penindak akan menghentikan sementara pembangunan,” tegas dia.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo berharap ada sinergi apik antara lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Poin itu menurut dia penting agar kinerja tim Satgas IMB berlangsung efektif.

”Lakukan penegakan, yang masih belum sesuai segera dibenahi. Khususnya untuk perizinan pembangunan tempat usaha pariwisata,” kata Cahyo. Dia juga mengimbau agar para kepala OPD bisa saling mengingatkan satu sama lain. ”Buang ego sektoral masing-masing. Ini demi kepentingan bersama warga Kota Batu,” tambahnya.

Pewarta               : Miftahul Huda
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Bayu Mulya