Genjot BUMDes, Andalkan Embung Cempaka

PAKIS – Harapan Pemkab Malang terhadap menggeliatnya badan usaha milik desa (BUMDes) mulai bersambut. Beberapa pemerintah desa (pemdes) mulai aktif memaksimalkan potensi wilayahnya. Seperti dilakukan Pemdes Sumberpasir, Kecamatan Pakis. Embung Cempaka yang berada di Dusun Cempaka kini tengah digodok agar bisa menjadi salah satu sumber pendapatan desa (PADes).

”Keinginan kami ke depannya bisa kami kembangkan menjadi wisata edukasi,” terang Kepala Desa Sumberpasir Indah Pribadi. Lokasi embung yang berada di tengah sawah dan pemukiman warga diyakini memiliki nilai jual tersendiri. ”Sebelum turun ke kawasan embung, wisatawan bisa belajar terlebih dulu di peternakan kambing milik warga. Setelah itu baru turun ke kawasan embung untuk belajar bercocok tanam,” imbuhnya.

Edukasi berikutnya bakal tersaji di kolam ikan. Wisatawan bisa memberi makan ikan yang berada satu lokasi dengan Embung Cempaka. Di spot utama, ada kolam khusus untuk anak-anak. Kolam itu baru tuntas dibangun warga setempat sekitar sebulan lalu. ”Untuk mengembangkan wisata edukasi itu, kami bersama warga bisa swadaya untuk menjalankannya,” sambung Indah.

Dari segi kunjungan, Embung Cempaka juga mulai mendapat tempat. Setiap pekan, tak kurang dari 200–400 wisatawan datang ke sana. Dukungan untuk pengembangan lokasi itu pun disampaikan Camat Pakis Firmando Hasiholan Matondang. Dia mengaku jika Embung Cempaka menjadi satu dari lima BUMDes di Kecamatan Pakis yang bakal fokus mengangkat potensi wisata.

Selain Desa Sumberpasir yang memanfaatkan potensi embung, ada empat desa lainnya yang melakukan hal serupa. Yaitu, Desa Banjarejo, Sukoanyar, Tirtomoyo, dan Mangliawan. ”Yang lain ada yang mengelola pasar tradisional, tempat olahraga, hingga peternakan,” kata Mando–sapaan akrabnya. Dia pun menarget tahun depan seluruh desa di Kecamatan Pakis sudah memiliki BUMDes.



Pewarta: Farik Fajarwati
Copy Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Bayu Mulya
Foto: Farik Fajarwati