Gencar Jemput Bola, BP2D Buka Pelayanan Pajak di Mal

Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto (bertopi, kanan) ikut turun langsung dalam pelayanan jemput bola ke tengah-tengah masyarakat.

MALANG – Demi mengoptimalkan sistem pelayanan prima kepada masyarakat, aksi jemput bola terus dilakukan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang atau yang dulunya dikenal dengan nama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Salah satunya yang telah rutin diagendakan adalah membuka pelayanan pajak di mal setiap pertengahan bulan.

Selain bertujuan meningkatkan pelayanan dan memberi kemudahan membayar pajak kepada masyarakat, petugas juga melakukan pendataan potensi wajib pajak (WP) baru di lokasi sekitar, seperti WP restoran, WP hotel, dan WP reklame.

Selasa (15/8) ini, pihak BP2D bekerja sama dengan Bank Jatim Malang akan membuka stan pelayanan di pelataran Malang Town Square (Matos) Jalan Veteran. ”Kami ingin melakukan kerja efektif dan efisien melalui sistem jemput bola ini. Sekaligus memberikan layanan ekstra bagi masyarakat. Utamanya para wajib pajak sehingga mereka bisa langsung membayar kewajiban pajak di lokasi,” ungkap Kepala BP2D Kota Malang Ir H Ade Herawanto MT.

Ade menegaskan, layanan ini digalakkan dengan harapan para WP tak lagi kehilangan waktu dan tenaga dengan meninggalkan tempat usahanya hanya untuk membayar pajak resto ke kantor BP2D di Office Block Kedungkandang. ”Di samping itu, kami juga melakukan pendataan potensi usaha baru sehingga berikutnya bisa menjadi WP yang terdaftar di BP2D,” sambung mantan kabag humas Setda Kota Malang ini.

Jenis pajak yang bisa dibayarkan on the spot bukan hanya pajak resto, namun bisa juga pajak reklame hingga pajak bumi dan bangunan (PBB). Jadi, masyarakat yang sedang berkunjung ke sentra perbelanjaan tersebut bisa langsung melakukan pembayaran di tempat.



Pria yang juga dikenal sebagai musisi dan tokoh Aremania ini mengimbau agar masyarakat memanfaatkan kesempatan pelayanan jemput bola ini sebaik-baiknya. Terutama mereka yang berada di sekitar kawasan Matos, seperti WP hotel dari sektor usaha kos-kosan.

Selain memungut pajak daerah, petugas BP2D juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang ingin mengetahui seluk beluk dunia perpajakan daerah dan cara membayarnya, baik melalui sistem manual maupun sistem online atau e-tax lewat mobil tax online multifungsi.

”Hal ini lebih fleksibel dan sejalan dengan komitmen Abah Anton (Wali Kota Malang H Moch. Anton) yang ingin selalu dekat serta berada di tengah masyarakatnya melalui program temu warga alias blusukan,” pungkas Sam Ade d’Kross, sapaan akrab Ade Herawanto.

Penyunting: Yunan Helmi