MALANG KOTA – Kikuchi dan tiga mahasiswi lain terlihat lemah gemulai. Menampilkan tarian gandrung asal Banyuwangi, mereka tidak terlihat canggung sedikit pun. Padahal, kesenian itu terpaut ribuan kilometer dari negeri kelahirannya: Jepang.

”Ini latihan hanya dua minggu,” katanya. Kikuchi merupakan satu dari total 27 mahasiswa dari Kanda University, Jepang, yang mengikuti program kerja sama kampusnya bersama STIE Malangkucecwara. Sebulan di Malang, mereka mempelajari bahasa dan budaya Indonesia. Kemarin (9/3) para mahasiswa itu mengikuti gebyar seni di Padepokan Budaya STIE Malangkucecwara.

Selain menari, Kikuchi juga diajak belajar membuat topeng Panji. Meskipun hanya sebulan, tapi perempuan yang memiliki nama Indonesia Lalita ini mengaku betah di Malang. Dia senang karena budaya Indonesia itu sangat menyenangkan. ”Sebentar sekali. Jadi, kapan-kapan berharap bisa ke sini lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua panitia Suprapti menyatakan, selain tari gandrung, mereka juga menampilkan fashion show batik yang dibuat sendiri. ”Sebulan ini mereka memperdalam pengetahuan tentang bahasa dan budaya di sini,” ucapnya.

Dia menambahkan, kedatangan mahasiswa ini sejak 15 Februari 2018 untuk menjalani program tugas dari kampusnya. Yakni, mendalami budaya di Indonesia. Suprapti menyebutkan jika puluhan mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa konsentrasi Jurusan Bahasa Indonesia di Kanda University.

Pewarta : NR1
Penyunting : Irham Thoriq
Copy Editor : Dwi Lindawati
Foto : Rubianto