Gelontorkan Rp 500 Juta untuk Tempat Sampah Anyar

Beberapa kantor OPD (organisasi perangkat daerah) dan ruas jalan bakal memiliki tempat sampah khusus dari stainless. Tidak tanggung-tanggung, DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Batu menggelontorkan dana sebesar Rp 500 juta untuk pengadaan tempat sampah anyar ini.

KOTA BATU – Beberapa kantor OPD (organisasi perangkat daerah) dan ruas jalan bakal memiliki tempat sampah khusus dari stainless. Tidak tanggung-tanggung, DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Batu menggelontorkan dana sebesar Rp 500 juta untuk pengadaan tempat sampah anyar ini.

Kepala DLH Kota Batu Arief As Siddiq menyampaikan, tahun ini pihaknya kembali menganggarkan untuk pengadaan tong sampah berbahan stainless. Sebelumnya, DLH sudah mendatangkan 100 unit tong sampah stainless. ”Tahun ini akan kami tambah. Kurang lebih anggaranya setengah miliar (Rp 500 juta, Red),” kata dia.
Tong sampah yang dimaksud Arief memang mempunyai kualitas baik. Tong sampah tersebut terbuat dari logam antikarat, dan satu bagian tong sampah terbagi menjadi tiga bagian yang dimaksudkan untuk sampah organik, nonorganik, dan daur ulang.

Dari informasi yang dihimpun koran ini, pada 2017 lalu pengadaan tong sampah stainless sudah dilakukan. Anggarannya kurang lebih Rp 200 juta. Itu untuk 100 tong sampah. ”Tahun lalu sudah pengadaan, namun tidak banyak. Kalau sekarang ini pengadaannya banyak. Jadi kami lelang,” kata mantan camat Bumiaji itu.

Dengan anggaran sebesar Rp 500 juta itu, Arief sendiri belum mengetahui berapa tong sampah yang akan didapatkan. ”Masih belum tahu (dapat berapa). Dilihat nanti di lelang,” kata pria yang pernah menjabat sebagai pelaksana tugas Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kota Batu.

Nantinya, lanjut dia, tong sampah tersebut akan diletakkan di berbagai tempat, seperti kantor OPD dan beberapa ruang publik. Selain tong sampah berbahan stainless tersebut, Pemkot Batu juga terus memperbanyak tong sampah yang terbuat dari karet ban bekas. ”Kalau itu (tong sampah dari ban) kami adakan terus, karena harganya murah, tidak perlu lelang. Jumlahnya (yang kami adakan) nanti akan ribuan,” kata dia.



Tong sampah dari ban tersebut nantinya juga akan disebar di desa dan kelurahan di Kota Dingin ini. Arief berharap, fasilitas yang disediakan pemerintah itu nantinya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, dan menjadikan masyarakat lebih pedulu untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. ”Harapan kami itu. Masyarakat bisa mulai dari yang ringan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sering kerja bakti membersihkan lingkungan. Itu saja kalau dilakukan kontinu, lingkungan akan bersih,” katanya.

Arief menerangkan, upaya yang dilakukan DLH Kota Batu ini juga sebagai bagian untuk mendorong percepatan Kota Batu bebas sampah yang ditargetkan tercapai pada 2020 mendatang. ”Upaya itu semua tentunya tidak hanya dilakukan pemerintah, namun gerakan semuanya untuk membuat Batu bebas sampah,” pungkasnya.

Pewarta : Aris Dwi
Penyunting : Aris Syaiful
Copy Editor : Arief Rohman
Foto : Darmono