Gelar Konser Dies Natalis dengan Syarat IPK, Berikut Penjelasan Rektor UNY

 Gelar Konser Dies Natalis dengan Syarat IPK, Berikut Penjelasan Rektor UNY

JawaPos.com – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar konser Dies Natalis ke-55 pada 1 Mei mendatang. Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) milik kampus, konsep dari konser dengan bintang tamu Maliq & D’essentials ini cukup unik.

Yakni memakai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) untuk tiket masuknya. Nantinya menggunakan sistem ranking siapa yang paling besar pemilik IPK. “Siapa yang mendaftar duluan dengan ranking tertinggi,” kata Rektor UNY, Sutrisna Wibawa kepada JawaPos.com, Kamis (4/4).

Dijelaskan Sutrisna, awal dari ide ini ketika ia berkomunikasi dengan salah seorang mahasiswinya. Mahasiswa tersebut usul kepadanya supaya diadakan konser beserta nama-nama bintang tamu atau band. “Ya boleh (diadakan konser), tapi dasarnya (syarat melihat konser) harus IPK,” ujarnya.

Sutrisna menjelaskan maksud dari syarat itu bahwasanya motivasi saja kepada mahasiswanya. Supaya mereka tetap ingat akan tugas utamanya yakni berprestasi.

“Jadi kalau nanti banyak (penonton) ya akan ada layar tancap di luar GOR. (IPK rendah nonton di luar) kira kira begitu. Untuk memotivasi IPK rendah,” ucapnya.

Selain Maliq & D’essentials dalam konser itu nantinya juga akan memberikan kesempatan kepada band-band dari UNY. Supaya band dari kampusnya juga bisa belajar dari mereka yang sudah profesional dan terkenal.

Dalam acara Dies Natalis ini pula akan ada festival Jathilan. Sebuah kesenian adat Jawa yang akan ditampilkan juga bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswanya.

Farida Yuni Rochmawati, salah seorang mahasiswi S2 UNY, mengatakan, dengan konsep seperti itu pastinya mahasiswa pun akan termotivasi untuk mendapatkan prestasi yang semakin baik. “Ya saya sebagai mahasiswa sangat bangga sekali memiliki rektor yang humoris, serta sangat dekat dengan mahasiswa,” ucapnya.