Gelar Ekspedisi Nusantara Jaya, Mahasiswa UB Jelajahi Masalembu

MALANG KOTA – Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) akan mengikuti kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) 2017 pada 28 Agustus hingga 8 September mendatang. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman RI ini diikuti oleh 3.000 pemuda dan mahasiswa di seluruh Indonesia. Para pemuda tersebut akan disebar di berbagai pulau tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia, termasuk Jawa Timur.

Ketua Tim ENJ UB Anggit Setiadi menyatakan, tujuan kegiatan ini untuk menggali semangat generasi muda dalam mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia. Di Jawa Timur, ENJ akan dilaksanakan di Kepulauan Masalembu, tepatnya Pulau Masalembu, Masakambing, dan Keramian, Kabupaten Sumenep, Madura.

Anggit menyatakan, program dalam ENJ 2017 ini akan terbagi dalam empat bidang. Yakni, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. ”Kemenko Kemaritiman memberikan keleluasaan kepada kami untuk menyusun bentuk kegiatan dari masing-masing bidang tersebut,” ujarnya.

Pada bidang pendidikan, dia menyatakan, mereka akan membangun sekolah kebangsaan kemaritiman, festival keislaman, pendidikan narkoba dan tata krama pergaulan, serta pembangunan rumah baca dengan nama Rumah Kakak Tua Brawijaya. ”Lalu, di  bidang lingkungan, tim akan memberdayakan kekayaan alam daerah tersebut melalui pelestarian satwa endemik.

Hal ini karena Kepulauan Masalembu merupakan habitat bagi satwa endemik burung kakak tua jambul kuning yang saat ini kondisinya kritis karena tinggal 23 ekor. Selain itu, akan dilakukan penanaman mangrove,” terang Anggit.

Sementara dalam bidang kesehatan, tim akan memberikan kegiatan penyuluhan kesehatan dan cek kesehatan untuk semua umur. Di bidang ekonomi, Anggit menuturkan, masyarakat akan diajak untuk mengelola dan memanfaatkan hasil perikanan dan pertanian kawasan tersebut. Melalui pengolahan hasil, diharapkan nilai jual produk-produk lokal akan naik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

”Di kawasan tersebut sangat kaya akan komoditas pisang dan ikan tengiri. Jadi, kami akan bantu mengajari cara membuat keripik pisang dan abon tengiri. Bahkan, akan dilakukan pendirian koperasi sebagai tempat warga memasarkan produk yang mereka hasilkan,” ujarnya.

Anggit menyatakan, tim juga telah melakukan open donasi. Yakni, penggalangan dari masyarakat luas terutama yang berada di Jawa Timur, mulai dari sembako, uang tunai, buku, alat tulis, baju layak pakai, Alquran, dan alat salat.

”Kapal perintis Sabuk Nusantara diagendakan akan mengantarkan kami dari Tanjung Perak ke Pulau Masalembu. Kapal perintis ini memiliki rute pulau-pulau kecil dari Tanjung Perak, Pulau Masalembu, Pulau Keramian, Kalianget, hingga Banyuwangi. Dari Masalembu ke Masakambing, kami akan menggunakan taksi laut,” pungkasnya.

Pewarta: Ermawati
Penyunting: Kholid Amrullah
Copy Editor: Indah Setyowati