Gebyar Lira-liru Sediakan 200 Porsi Sego Empog

TUREN – Wanawisata Boonpring Andeman Sanankerto kemarin (23/6) punya gawe. Bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kemarin digelar agenda Gebyar Bambu Lira-Liru. Direktur BUMDes Kertoraharjo Samsul Arifin menjelaskan bila kegiatan itu merupakan salah satu upaya pihaknya untuk mempromosikan ekowisata di sana.

Berbeda dengan event-event sebelumnya, Gebyar Bambu Lira-Liru dikemas secara menarik dengan menggelar beberapa kegiatan ikonik. Selain pameran karya berbahan baku bambu dan pertunjukan tari serta penampilan angklung, para pengunjung yang datang ke wisata Boonpring juga diajak untuk makan bersama. Menunya sego empog atau nasi jagung.

”Sego empog ini kami maknai sebagai simbol kembali ke kampung, di mana semua bahan baku makanan hampir seluruhnya berasal dari desa,” kata Samsul. Para pengunjung juga diajak bernostalgia dengan lauk pauk pendamping. Seperti mendol, ikan asin, kulupan (sayuran rebus), dan jangan pedes (sayur pedas).

Total tersedia 200 porsi sego empog yang disiapkan dan dibagikan secara gratis oleh panitia kepada para pengunjung. Selain event tersebut, di sana juga rutin digelar event lain. Salah satunya yakni gebyar desa wisata dan 1.001 tumpeng yang digelar setiap bulan Suro.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya
Fotografer : Darmono