Gawat! Politisi Malaysia Sebut Budaya K-Pop Rusak Generasi Muda

Gawat! Politisi Malaysia Sebut Budaya K-Pop Rusak Generasi Muda

Ketua Kelompok tersebut, Faizuddin Mohd Zai mengatakan bahwa budaya K-Pop mempromosikan hedonisme di kalangan kaum muda dan mengganggu perkembangan kognitif mereka. Dia bahkan mengatakan bahwa penggemar K-Pop akan berakhir karirnya dengan gaji rendah dibandingkan dengan kaum muda yang tidak mengikuti industri hiburan Korea tersebut.

Dilansir dari Malaymailonline, Ketua kelompok pemuda itu juga mengklaim bahwa budaya bebas yang dicerminkan oleh para idola K-Pop melemahkan disiplin pemuda Muslim karena mendorong kebebasan individu yang berlebihan.

BTS ‘DNA’ Official MV
(YouTube/ibighit)

“Kami rusak karena kami tumbuh di lingkungan yang tidak sehat dan bagaimana bisa kita mengharapkan masa muda kita baik, sedangkan program hiburan terbenam dalam hedonisme, seperti K-Pop di sana-sini. Hal itu membuat para pemuda apatis dan individualistis. Mereka tidak lagi peduli dengan urusan saat ini dan yang lebih buruk lagi, para orang tua Melayu-Muslim sendiri yang mendorong berkembangnya budaya hedonisme ini, ” tutur Faizuddin Mohd Zai, Pemimpin Kelompok Pemuda Gamis, sebagaimana dilansir dari koreaboo.

Namun sayangnya, dia bisa tidak mengungkapkan data atau sumber dari pendapatnya tersebut. Sebaliknya, dia sangat yakin dengan temuannya bahwa simpulannya terhadap paparan liberalisme dan budaya pop menyebabkan pemuda Muslim menjadi orang dewasa yang tidak berguna.




(yln/JPC)