Gasak Emas Pimpinan Ponpes di Wonosari, Pria Medan Dibui

Pelaku pencurian tertangkap

MALANG – Abdul Rohim, 28, pria asal Tanah Enamratus Kecamatan Marelan Kota Medan Sumatra Utara ini harus mendekam di penjara. Pasalnya, ia mencuri dua buah gelang emas seberat 18 gram dan sebuah BPKB kendaraan sepeda motor honda GL Max dengan nopol N 6540 AW, dari sebuah lemari pakaian yang ada di dalam rumah Agus Imam Bukhori, pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatul Quran yang berada di Dusun Arjomulyo (Tanaka) RT 1 RW 3 Desa Bangelan Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang, pada Senin, (13/5) sekitar pukul 08.30 pagi.

“Awalnya, Agus, pemilik Ponpes ini pulang dari Pasar Kromengan. Ia sempat berpapasan dengan pelaku di Jalan di daerah Desa Bangelan,” urai Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Menyapa seperti biasa, Agus juga tidak curiga dengan geliat pelaku yang ditemui mengendarai sepeda motor Honda GL Max N 6540 AW miliknya tersebut. Niat buruk pelaku pun tak tercium korban. Ia hanya menanyakan hendak ke mana kepada korban.

Namun, saat pelaku mengetahui pemilik ponpes sedang tidak ada di rumah. Saat itu juga insting jahat pelaku beraksi. Ia berputar balik kembali ke ponpes, berniat menggasak habis lemari korban.

“Di sana pelaku menggasak BPKB Motor Honda GL Max N 6540 AW juga dua buah gelang emas, beserta uang tunai sejumlah Rp 1,1,” tandasnya. Enam potong baju kemeja yang masih baru, dua potong celana panjang, satu buah jam tangan, beberapa bros dan tas warna coklat juga turut digondol pelaku.

Pelaku pun meminta saksi bernama Sandi Farel, 11, agar diantar menuju Pasar Pucung. Di sana ia berniat menjual emas hasil curiannya tersebut.

“Karena takut saksi ikut saja dan menurut ikut ke pasar Pucung. Sampai di pertigaan Desa Slorok, pelaku memberhentikan saksi dan memberi uang sejumlah Rp 250 ribu,” urai Ainun.

Pelaku pun kabur dengan naik mikrolet ke arah Kepanjen dengan membawa BPKB sepeda motor serta uang hasil penjualan gelang emas tersebut. Sedangkan, saksi yang pulang kembali Pondok memberikan uang sejumlah Rp 250 ribu tersebut kepada korban dan menceritakan seluruh kejadian saat dipaksa mengantar pelaku.

Betapa kagetnya Agus saat mengetahui bahwa pelaku tega mencuri di ponpesnya, padahal adalah orang yang ia kenal. Saat membuka almari pun, barang yang ia cari tidak ada. Ia pun melapor ke Polsek Wonosari, meminta agar pelaku ditindak, sore hari tersebut.

Setelah pencarian yang memakan waktu cukup lama, Pada Kamis, (15/5) pukul 15.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Wonosari dengan Unit Opsnal II bersama Aiptu Taufik pun berhasil melakukan penangkapan pelaku.

“Pelaku Abdul Rohim ini ditangkap dengan indikasi pencurian dengan pemberatan (curat),” tandas wanita berjilbab ini. Pelaku sendiri berhasil ditangkap di depan Pasar Gondanglegi. Polisi berhasil menyita barang bukti seperti BPKB dan sejumlah barang dan uang tunai. Tersangka pun dibawa menuju Polsek Wonosari guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Humas Polres Malang