Gara-Gara Bosan Kuliah, Mahasiswa Ini Akhirnya Bisa Raih Prestasi Internasional

MALANG KOTA – Rasa bosan, acapkali justru membawa dampak positif bagi seseorang. Seperti yang terjadi pada, Muhammad Sahni Arja, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang yang meraih berbagai penghargaan pada lomba debat sastra arab tingkat nasional dan internasional.

Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab itu mengaku, ketika awal masuk kuliah, 2015 lalu, kerap dilanda kebosanan. “Soalnya ya gitu-gitu aja pulang kuliah terus gitu. Kan bosan saya,” kenang alumni pondok pesantren Dar Ahlussunah Waljamaah, Riau itu.

Namun kebosanan itu berubah saat ia melihat teman-temannya lalu lalang kampus dengan membawa piala dari suatu kejuaraan. “Saya lihat teman-teman kok banyak juga yang jadi juara debat. Jadi ya saya cari info ke teman-teman,” tuturnya.
Namun, informasi tersebut tak lantas membuat jalannya untuk berprestasi dan mengharumkan nama UIN Malang berjalan lancar.

Pasalnya, setiap mengikuti kejuaraan debat ia mesti memakai uang pribadinya sendiri. “Iya pakai uang sendiri untuk akomodasi dan semuanya. Ternyata kampus tidak mau membiayai. Tapi dari pada saya gini-gini aja di kampus. Saya ikuti saja lomba debat-debat itu,” kata Sahni.

Untungnya, karena sedari di pondok pesanteren ia sering belajar ilmu debat, Sahni langsung meraih juara pada lomba pertamanya di 2016. Dia meraih best speaker pada lomba yang digelar di Universitas Trunojoyo Madura.



“Alhamdulilah saya menang. Ketika kembali, kampus mulai mengapresiasi. Ini membuat saya begitu termotivasi dan hilang sudah rasa bosan saya,” tuturnya.

Di tahun selanjutnya, ia semakin keranjingan mengikuti kejuaraan-kejuaraan debat bahasa arab nasional. “Saya ikuti semua kalau ada lomba,” ujar pria kelahiran Rokan Hilir Provinsi Riau itu.

Puncaknya, pada April 2018 lalu Sahni menjadi juara tiga di debat international yang digelar di Malaysia. “Itu yang membanggakan sih bisa membawa nama UIN Malang di kancah international,” kara Sahni tersenyum.

Bahkan di tahun 2019 ini karena segudang prestasinya tersebut, Sahni berpeluang menjadi juri perlombaan debat antar sekolah di Qatar.

Kesempatan ini diperoleh, setelah Sahni menjadi 40 finalis Elite Academic Qatar Debate. “Ini nunggu lagi. Kan ada seleksi tahap dua. Kalau saya berhasil masuk 15 besar saya bakal menjadi juri di event debat bahasa Arab tingat sekolah di Qatar,” pungkasnya.

Berikut prestasi Sahni antara tahun 2016-2018
1. Juara 3 juga sekaligus he best speaker di debat bahasa Arab MTQMN Regional Jatim di universitas Trunojoyo Madura Agustus 2016
2. Juara 1 debat bahasa Arab sekaligus the best speaker di UIN Jakarta November 2018
3. Juara 2 debat bahasa Arab sekaligus the best speaker di Universitas Gadjah Mada Oktober 2018
4. juara 3 debate Bahasa Arab di UIN Bandung Februari 2018,
5. Juara 3 Debat bahasa Arab IPT Asean di Universiti sains Islam Malaysia April 2018

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Istimewa
Editor : Indra M